BrebesNews.Co 3 October 2014 Read More →

Penjual Hewan Korban Kena Tipu, 45 Kambing dan 1 Truk Pengangkutnya Melayang

Foto0766

Korban penipuan Abdul Somad berpakaian merah lurik dengan kambing-kambingnya yang tersisa dibelakangnya

BREBESNEWS.CO –Menjelang Hari raya Idul Adha, yang biasanya menjadi ajang panen penjual kambing, namun tidak halnya dengan penjual kambing asal Kampung Kauman Kecamatan Brebes Abdul Somad (45) ini. Abdul Somad terpaksa harus gigit jari, karena dirinya terkena nasib apes kena tipu orang yang pura-pura mau membeli kambingnya. Akibat kejadian tersebut sejumlah 45 ekor kambingnya bablas melayang.

Penipu juga tidak serta membawa 45 kambing jualan Abdul Somad saja, tetapi truk yang disewa dari Supadi (40) jenis PS bernomor polisi BE 9855 NE untuk mengangkut kambing juga di bawa kabur oleh komplotan penipu tersebut.

Kejadian ini dialami Abdul Somad, Tarno, Muslih, Tarjani dan Rosidin warga Kauman Kecamatan Brebes. Selain itu juga Supardi sopir truk pengangkut yang disewa oleh komplotan penipu tersebut.

Kejadian berawal saat lapak kambing milik Abdul Somad didatangi pembeli dengan menggunakan mobil Toyota Terios E-3801-VI. Calon pembeli yang ternyata pelaku itu datang Rabu (1/10) sekitar pukul 14.00 WIB atau jam 2 siang.

Kedatangan yang terdiri dari 5 orang itu untuk keperluan memborong kambing yang akan di bawa ke sebuah yayasan di Cirebon Jawa Barat. Pelaku juga sempat meminta untuk dicarikan penyembelih kambing yang juga akan di bawa ke Cirebon dan disanggupi korban.

“Sesuai kesepakatan, harga kambing Rp 2 juta / ekor. Sesuai perjanjian, pembayaran dilakukan di yayasan, saya percaya karena teman saya yang juga pemilik kambing ikut mengawal truk pengangkut,” ujar Abdul Somad (45), salah seorang pemilik kambing saat ditemui di Mapolsek Brebes, Jumat (3/10).

Setelah terjadi kesepakatan,lanjut dia, kambing baru diangkut pelaku esok harinya, yakni hari Kamis (2/10) pagi sekitar pukul 06.00 WIB. Truk pengangkut didatangkan dari pangkalan truk Luwes, Desa Klampok Kecamatan Wanasari.

“Begitu sepakat dan bersalaman dengan pelaku, saya seperti kena hipnotis. Padahal saya curiga saat truk berangkat yang mengemudikan bukan sopir truknya, tetapi teman pelaku. Sopir truk malah naik bersama pemilik kambing dan penyembelih kambing di mobil Terios,” terangnya

Akibat kejadian itu,Abdul mengaku mengalami kerugian hingga Rp 90 juta lebih. Nilai itu belum dengan pemilik truk yang kendaraan juga dibawa kabur pelaku.

“Saat itu pelaku tidak menyebutkan nama yayasannya, jadi saya tidak tahu,” ungkapnya.

Begitu juga dengan korban Supardi (40) sopir truk ini menuturkan  dirinya diberi ongkos Rp 1 juta untuk mengangkut kambing tersebut. Uang langsung diterima saat truknya datang ke lapak kambing. Setelah, sebanyak 45 ekor kambing sudah di dalam truk semua, dirinya kemudian berjabat tangan dengan pelaku dan tidak ingat apa-apa.

“Begitu bersalaman, saya seperti anak kecil dan tidak ingat apa-apa. Disuruh naik ke mobil Terios, dan menurut saja,” kata Supardi.

Ia mengaku, dirinya bersama salah seorang pemilik kambing dan penyembelih kambing yang ikut mengawal diturunkan di daerah tempat bandara latihan pesawat ringan Ciperna Cirebon.

“Awalnya saya diminta pelaku untuk foto kopi SIM. Namun, ketika kembali ternyata mobil Terios dan truk sudah tidak ada, dan pemilik kambing dan penyembelih kambing juga ditinggal,” tutur Supardi.

Akibat kejadian itu, ke 3 pengawal kambing dan sopir truk yang merasa kena tipu sempat mencari truk beserta kambingnya di pasar hewan Plered Cirebon Jawa Barat, namun nihil. Merekapun akhirnya lapor ke polisi setempat dan dipulangkan ke Brebes.

Sementara itu, jajaran Polsek Brebes yang menerima laporan dari korban langsung melakukan penyelidikan dengan memintai keterangan para korban. (HENDRIK/ AFiF.A)

Posted in: Serba Serbi