BrebesNews.Co 22 October 2014 Read More →

Puluhan Tahun Rusak, Akhirnya SDN 1 Sigentong Dapat Dana Rehab

IMG_20141022_114726

Puluhan tahun kondisi ruanga SDN 1 Sigentong Wanasari yang akhirnya kini dapat bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) 2014 untuk rehab bangunan sekolah

BREBESNEWS.CO – Alhamdulillah, penantian puluhan tahun akhirnya dikabulkan juga permintaan perbaikan ruung sekolah. Begitulah pengakuan Kepala sekolah SD 1 Sigentong Kecamatan Wanasari, Sukhemi kepada rekan-rekan media, usai pelaksanaan penerimaan bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) sekolah 2014, Rabu (22/10/2014) ditempatnya.

Penyerahan bantuan DAK diserahkan bupati Idza Priyanti, SE langsung dengan disaksikan Kepala Dinas Pendidikan Brebes Dr.Tahroni dengan sejumlah jajarannya.

”Alhamdulillah, akhirnya sekolah ini mendapat bantuan Dana Alokasi Khusus untuk bangunan sekolah,” ulang Sukhemi sekali lagi.

Lebihlanjut Sukhemi menuturkan, kondisi sekolah yang diampunya cukup parah. Jika hujan datang, siswa harus berpindah tempat keruangan lain.belum lagi siswa harus ektra hati-hati karena atap ruangan telah lapuk,” ujarnya dengan perasaan sedih.

Namun kini perasaan plong dan sumringah terlihat dari raut wajah Kasek ini. Pasalnya,setelah menunggu selama tahunan akhirnya Pemda Brebes mengucurkan Bantuan DAK melalui Dinas Pendidikan.Kabupaten Brebes.

Sukhemi saat dikonfirmasi mengaku bersyukur dan senang atas bantuan Pemkab Brebes melalui DAK dengan nilai 180 juta yang diperuntukan bagi ruang kelas sekolahnya yang kondisinya sudah cukup memprihatinkan.

“Jumlah siswa 256 orang terdiri dari 10 ruangan.Mudah-mudahan setelah rehab nanti dan selesai, anak-anak yang sebelumnya belajar berdesak-desakan, tidak lagi berdesak-desakan dan bisa lebih bersemangat lagi dalam menerima pelajaran di sekolah,” kata Sukhemi.
Kepala Dinas Pendidikan Pemkab Brebes, Tahroni menjelaskan, jumlah ruang kelas SD dan SMP negeri yang akan diperbaiki melalui dana DAK itu totalnya sebanyak 528 ruang. Kegiatan itu meliputi rehab ringan, sedang dan berat.

Kemudian, pembangunan ruang kelas baru SMP dan pembangunan ruang perpustakaan SMP. “Dari 528 ruang kelas ini tersebar di 348 sekolah SD dan SMP. Namun, jumlah paling banyak adalah untuk SD,” katanya.

Menurut dia, total anggaran DAK yang disiapkan untuk program perbaikan dan pembagunan ruang kelas baru tersebut mencapai Rp 22.9 miliar. Alokasi itu terbagi dalam empat sumber anggaran. Yakni, DAK tahun 2014 senilai Rp 17,9 miliar bagi rehap dan pembangunan 456 ruang kelas.

Kemudian, DAK tahun 2011 senilai R 450 juta untuk 6 ruang kelas, DAK tahun 2012 senilai Rp 4,44 miliar bagi 64 ruang kelasdan DAK tahun 2013 Rp 90 juta untuk 2 ruang kelas. “Di tahun 2015 mendatang, kami akan kembali mendapatkan DAK Pendidikan senilai Ro 40 miliar. Target kami, tahun 2016 semua bangunan sekolah yang rusak bisa diperbaiki,” tegasnya.

(HENDRIK)

Posted in: Pendidikan