BrebesNews.Co 27 October 2014 Read More →

Tahun 2015, Sawojajar dan Kaliwlingi Jadi Tempat Wisata Mangrove

Pemkab dukung OISCA 2

Sekda Brebes Emastoni Ezam saat menemui perwakilan dari OISCA 2 dari Jepang yang akan menghijaukan kawasan pesisir Brebes dengan tumbuhan mangrove

BREBESNEWS.CO – Pemerintah Kabupaten Brebes mendukung penuh usaha Organization for Industrial Spiritual & Cultural Advencement (OISCA) Indonesia dalam menghijaukan pesisir pantai Brebes dengan menanam mangrove.

Hal ini disampaikan Sekda Brebes H. Emastoni Ezam, SH, MH mewakili Bupati Brebes Hj. Idza Priyanti, SE ketika menerima kunjungan Perwakilan OISCA International Yutaka Nakagaki dan Ada E. Nakagaki di ruang rapat Asisten Ekonomi Pembangunan Setda Brebes.

Pemkab Brebes, Emastoni akan mensinergikan dengan program OISCA dengan program Pemkab dalam memperbaiki dan memfungsikan hutan mangrove di pesisir Kabupaten Brebes. Upaya menyadarkan masyarakat akan pentingnya fungsi hutan mangrove bagi lingkungan sekitar pesisir .

“Terima kasih atas perhatian yang diberikan OISCA untuk menjaga lingkungan Kabupaten Brebes dengan penanaman mangrove, Insya Allah tahun depan (2015-red) Pemkab Brebes akan membuka wisata mangrove. Untuk itu, Pemkab bersama masyarakat siap memeliharanya dengan baik,” kata Sekda.

Kawasan pesisir pantai yang sudah disurvey OISCA International yang akan dijadikan pusat lokasi penanaman mangrove ini adalah kawasan pantai Sawojajar Kecamatan Wanasari dan Desa Kaliwlingi Kecamatan Brebes.

Menurut rencana, tahap pertama penanaman mangrove dimulai bulan depan nanti sekitar 6,2 hektar. Dan akan terus dilanjutkan sampai sekitar 50 hektar pesisir pantai di kedua pesisir tersebut.

“Penanaman mangrove di Kabupaten Brebes ini melibatkan dua perusahaan besar asal Jepang yakni Toshiba dan Tokiomarine Asuransi, dengan program CSR nya, bersama karyawan perusahaan akan menanam mangrove secara massal pada Januari 2015 mendatang,” terang Yutaka Nakagaki, pria asal Jepang ini dengan bahasa Indonesia yang fasih.

Penjelasan teknis program penanaman mangrove ini disampaikan secara detail oleh Iwan Ridwan OISCA Indonesia dan Mashadi LSM Brebes yang peduli lingkungan pesisir pantai di wilayah Kabupaten Brebes.

Guna mendukung program tersebut, Pemkab Brebes melalui Badan Pemberdayaan Desa (BPMD) Brebes akan melakukan program pembinaan masyarakat desa pesisir dan member pengarahan akan pentingnya hutam mangrove bagi lingkungan dan masyarakat. Misalnya pemanfaatan buah bakau untuk produk kopi dan lain sebagainya.

Pertemuan ini dihadiri oleh Kepala BPMD, Kepala Dinhutbun, Kepala Kantor Lingkungan Hidup, Asisten Ekbang dan Dinas Pengairan dan ESDM. (AFiF.A)

Posted in: Serba Serbi