BrebesNews.Co 26 November 2014 Read More →

Penerima Dana Kompensasi BBM di Bumiayu Dianggap Salah Sasaran

26. Salah seorang penerima PSKS yang salah sasaran

Salah seorang penerima PSKS atau kompensasi BBM yang salah sasaran, kaena gunakan perhiasan layaknya orang kaya.

BREBESNEWS.CO – Pencairan dana bantuan Program Simpanan Keluarga Sejahtera (PSKS) sebagai kompensasi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi oleh pemerintah, ternyata masih saja tidak tepat sasaran.

Pasalanya berdasarkan pantauan BREBESNEWS.CO dilapangan, Rabu (26/11/2014) masih saja dijumpai ada penerima PSKS itu yang menggunakan perhiasan di tangannya dan hal itu menandakan yang bersangkutan sudah termasuk sebagai keluarga mampu.

” Idealnya pemerintah jika hendak meluncurkan suatu program bantuan apapun, hendaknya rumah tangga sasaran (RTS) penerima program hendaknya diverifikasi terlebih dahulu. Sehingga dengan adanya verifikasi ulang tersebut, program bantuan yang digulirkan bisa tepat sasaran,” kata Mardianto kepada salah seorang pengamat sosial.

Mardianto mengakui bahawa penerima dana kompensasi pada tahun-tahun sebelumnya saja masih banyak yang tidak tepat sasaran, lantaran kurangnya upaya verifikasi ulang dari pemerintah ataupun dinas terkait.

” Kami yakin jika sebelumnya dilakukan verifikasi ulang, kemungkinan banyak penduduk yang sudah berubah statusnya bisa terdeteksi dan bantuan itu bisa dialihkan,” ujarnya.

Seperti diketahui bersama bahwa, untuk masing-masing penerima PSKS yang akan mendapatkan dana kompensasi atas kenaikan harga BBM ini sebesar Rp 400 ribu dan pencairan dilakukan di masing-masing Kantor Pos.

Kepala kantor Pos cabang, Akhmad Urip Riyono menyampaikan, jumlah penerima PKSK di Kecamatan Bumiayu sebanyak 7684 Rumah Tangga Sasaran (RTS) yang tersebar di 15 desa se kecamatan Bumiayu.

” Walaupun terjadi antrean yang panjang, Alhamdulillah pelaksanaan pencairan PSKS pada hari pertama berlangsung lancar dan aman,” unhgkapnya. (*)

Posted in: Sosial