BrebesNews.Co 25 November 2014 Read More →

Pondasi Generasi Emas Disosialisaikan di Desa Boledan Wanasari

C360_2014-11-24-16-44-22-733

Ibu-ibu di Desa Boledan Kecamatan Wanasari saat menyimak diskusi tentang ASI sebagai pondasi terciptanya generasi emas

BREBESNEWS.CO- Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Desa Keboledan dan Kupu melakukan Pertemuan Family Development Session (FDS) Kesehatan, sebanyak 21 peserta PKH mendapatkan informasi tentang kesehatan ibu dan anak khususnya ASI Ekslusif. FDS yang membahas ASI Eklusif merupakan pondasi untuk menciptakan generasi emas ini bertempat dirumah ibu khodijah (ketua kelompok) Jeruk desa keboledan RT. 03/01, Selasa (24/11/2014).

Kegiatan ini difasilitasi oleh Adi Assegaf selaku pengampu desa ini.

Walau suasana hujan, namun semangat ibu-ibu untuk mengikuti pertemuan kelompok FDS ini sangatlah tinggi. Disaat diskusi berlangsung, Ibu Daniyah salah satu peserta bertanya.

“Pak Adi, kalo bayi baru lahir diberi pisang itu tidak baik ya pak? Itu si khodijah tidak percaya pak, cucunya begitu lahir langsung dikasih pisang kemarin pak” Terus anaknya dikasih empengan biar anaknya tidak nangis. Kasihan bayinya ya pak,” ujar Daniyah

Setelah mendapat pertanyaan dari salah satu peserta, pendamping menjelaskan terlebih dahulu kandungan dari ASI dan manfaatnya, serta mengajak ibu-ibu untuk melihat Video ASI Ekslusif, “baik ibu-ibu semua mari kita saksikan dulu video ini bersama-sama agar nanti kita bisa tahu mana yang baik untuk bayi kita dan mana yang tidak baik untuk bayi kita” lanjut adi.

Selama pemutaran video ASI Ekslusif banyak ibu-ibu yang tersenyum bahkan ada juga yang tertawa karena merasa telah melakukan kebiasaan yang ada didalam video tersebut, diantaranya memberikan pisang, madu dan bubur instan sebelum bayi berusia 6 bulan.

ASI adalah makanan yang terbaik bagi bayi ibu-ibu semua, sebab kandungan didalam ASI sudah terdapat vitamin A,B,C serta Protein, Lemak dan Laktosa yang dibutuhkan oleh bayi kita.

“ASI juga menjadikan anak kita tumbuh sehat, kuat dan cerdas serta berakhlakul karimah hingga terciptar generasi emas,” ujar Adi.

Namun produksi ASI juga dipengaruhi dengan pola makan ibu-ibu semua. Ibu yang malas makan tentunya kualitas dan jumlah ASI-nya tidak sebanyak dengan ibu yang pola makannya seperti pada saat ibu hamil, makanan yang dikonsumsi oleh ibu yang sedang menyusui juga harus beraneka ragam dan seimbang misalnya ada lauk pauk dan buah, lauk pauk dan buah yang dimaksud disini juga tidak harus mahal seperti contoh digambar kartu bantu ini, ada buah pepaya, pisang kemudian ada ikan teri, telor dan sayuran yang mudah didapat dipasar, tambah Adi

 

hal senada juga di sampaikan oleh Alpiyatun, selaku penerima program ini, ia merasa senang bisa ikut pertemuan kelompok kali ini. “Sebelumnya saya tidak pernah mendapatkan informasi sampai sedetail ini, karena biasanya kalo ke posyandu atau ke bidan saya tidak pernah bertanya apa-apa kecuali periksa kandungan saya saja pak ”

Diakhir acara, pendamping lalu menanyakan komitmen ibu-ibu agar memberikan ASI ekslusif kepada bayinya serta menyampaikan informasi yang telah didapat kepada sanak saudara atau tetangganya supaya memberikan ASI ekslusif. Semuanya menjawab Siap, dan Insya allah akan menyuruh anaknya untuk memberikan ASI saja selama 0-6 bulan. ( HENDRIK)

Posted in: Serba Serbi