BrebesNews.Co 5 November 2014 Read More →

Studi Banding Humas Brebes ke Kudus: Berkat Humas, Produk Lokal Rambah ke Pasar Nasional

studi banding

Bupati Kudus Mustofa (kiri) menerima kunjungan Kabag Humas Brebes Atmo Tan Sidik dalam rangka Study banding

BREBESNEWS.CO (Kudus) -Bagian humas pemerintah kabupaten (Pemkab), bisa mengubah hal-hal kecil yang tadinya tidak berarti menjadi sangat berarti. Contohnya, produk-produk local bisa meningkat bermuatan nasional, dikarenakan sosialisasi yang gencar dalam berbagai bentuk media. Berkat peran humas maka hasil-hasil produk dari daerah bisa merambah ke tingkat pasar nasional.

“Saya setiap hari mengajak humas untuk mendokumentasikan dan mensiarkan berbagai kegiatan pemkab,” tutur Bupati Kudus Mustofa saat menerima rombongan studi banding Humas Pemkab Brebes di Pendopo Bupati Kudus Jawa Tengah, Selasa (4/11/2014).

Tanpa peran humas, lanjut Mustofa , kegiatan sebesar apapun tidak berarti apa-apa. Begitupun hal-hal kecil bisa berbuah besar karena peran humas. “Kami sangat mebutuhkan humas,” terang Mustofa yang menjabat Bupati dua periode ini.

Karena pentingnya humas, dirinya menganggarkan untuk kegiatan kehumasan mencapai Rp 9 Milyar. Jumlah trsebut didapat dari APBD murni sebesar Rp 4 Milyar dan DBHCTHK (Dana bagi hasil cukai tembakau dan hasil kegiatan dari perusahaan rokok setempat sebesar Rp 5 Milyar.

Mustofa menjelaskan, dalam menjalan pemerintahannya dia memberikan reward and phunisment bagi jajarannya. Siapapun yang memiliki prestasi kerja yang tinggi akan diberi penghargaan yang layak berupa promosi jabatan, Namun sebaliknya bagi yang tidak memiliki niatan untuk berbakti pada daerah, mendapatkan sebaliknya. “Kenapa berpikir panjang tentang pemberian reward, kalau berprestasi dan berniat membangun yaa… mari bersama-sama membangun demak,” terangnya.

Dia juga menyiarkan kegiatannya kepada rakyat lewat program Bupati Lapor Kepada Rakyat. “Jadi yang memberi laporan saya ke masyarakat,” tuturnya.

Termasuk melakukan open house pada hari selasa. Kusus untuk hari selasa, tidak menerima laporan dari pegawai pemkab tapi sepenuhnya untuk menerima tamu selain dari PNS Pemkab Kudus. Bagianya, segala pikiran, tenaga dan waktunya diwakafkan untuk rakyat. “Saya sudah berjanji, kalau pikiran, tenaga dan waktuku untuk warga,” tandas Mustofa yang didampingi Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kudus Winarto.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Brebes Drs Atmo Tan Sidik menjelaskan, studi banding dimaksudkan untuk menggali potensi kehumasan di Pemkab Kudus. Selain aktivitas kehumasanya sangat dinamis akibat dukungan pendanaan yang besar juga sebagai strategi menggali hal-hal terbaik untuk diadopsi di Humas Brebes.

Kepada Bupati Kudus, Atmo juga menjelaskan tentang kondisi Brebes yang memiliki jumlah penduduk dan wilayah yang sangat luas. Namun hanya memiliki anggara Rp 1 Milyar untuk merealisasikan program kehumasan dan protocol dalam setahun anggaran.

Studi banding yang diikuti enam orang tersebut berlangsung sehari dalam suasana santai penuh kekeluargaan. Dalam kesempatan tersebut, atmo menyerahkan cinderamata berupa produk unggulan berupa telor asin. Sebaliknya Bupati Kudus memberikan jenang kudus yang juga produk UMKM masyarakat Kudus. (ILMIE)

Posted in: Pemerintahan