BrebesNews.Co 26 December 2014 Read More →

Bupati Beri Santunan Korban Konflik Sosial di Desa Cikeusal

konflik sosial 1

Bupati saat memberikan bantuan santunan para korban rumah rusak di Desa Cikeusal akibat tawuran antar pemuda

BREBES NEWS.CO – Bupati Brebes Hj. Idza Priyanti, SE memberikan santunan kepada sejumlah warga yang menjadi korban konflik sosial.

Seperti diinformasikan, telah terjadi tawuran antar kelompok pemuda di Desa Cikeusal Kidul dan Cikeusal Lor Kecamatan ketanggungan malam Minggu lalu. Tawuran dipicu adanya salah paham saat adanyanya hiburan orgen tunggal di desa tersebut, hingga mengakibatkan, 5 rumah milik warga rusak terbakar karena penggunaan botol yang di isi bensin yang digunakan saat terjadinya tawuran.

Santunan berupa seperangkat alat rumah tangga dan sejumlah dana tali asih tersebut merupakan kepedulian Pemerintah Daerah Kabupaten Brebes atas konflik sosial yang terjadi di beberapa daerah rawan konflik di Kabupaten Brebes.

Bersama Ketua DPRD Brebes DR.H. Illia Amin, MM, Kapolres Brebes AKBP Ferdy Sambo, Dandim 0713/Brebes Letkol Inf Imam Cahyadi Suhada, Ketua Pengadilan Agama Brebes Drs. H. Rd. Mahmud Tobri, MH, SKPD terkait serta Pengasuh Ponpes Al Hikmah I Benda, Sirampog KH.Labib Sodiq.

Bupati Brebes memberikan santunan secara langsung kepada korban konflik sosial itu, Selasa (23/12/2014) kemarin.
Idza merasa sangat prihatin atas konflik sosial yang menimbulkan korban harta maupun rasa aman dan nyaman di tempat tinggalnya.

Dengan harapan yang besar, jajarannya bersama aparat penegak hukum lainnya dapat mengantisipasi peristiwa dengan melakukan pendekatan musyawarah dan silaturakhim antara Pemkab dengan tokoh masyarakat serta warga yang mempunyai potensi konflik.

“Saya sangat prihatin, saya harap ini adalah yang terakhir yang terjadi di wilayah Kabupaten Brebes. Marilah kita jalin persaudaraan yang lebih erat lagi, karena hakekatnya kita adalah bersaudara.” Kata Bupati.

Menurutnya, upaya yang dilakukan Pemkab Brebes untuk mengantisipasi kerawanan konflik sosial ini antara lain mempercepat perbaikan akses yang menuju maupun melintasi daerah rawan konflik sehingga tidak lagi menjadi daerah yang sedikit terisolir dan lambat pembangunannya.

Dengan adanya pembangunan di daerah rawan konflik tersebut, diharapkan faktor penyebab konflik dapat dikurangi, angka pengangguran menurun dan pemuda tidak lagi terjebak dalam disorientasi.

Selain percepatan pembangunan dan pemerataan ekonomi, perlu dilakukan juga peningkatan pemahaman keagamaan bagi masyarakat dan generasi muda.

Sementara itu, untuk mengantisipasi kerawanan konflik sosial lanjutan di kabupaten Brebes, sebanyak 600 personil aparat keamanan yang diterjunkan dalam pengamanan rangkaian perayaan Natal dan Tahun Baru 2015.

Sebanyak 425 pesonel Polri dan diperkuat dari personel TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubunga ditempatkan di pos-pos yang telah ditetapkan dan di daerah rawan konflik. (AFiF.A)

Posted in: Sosial