BrebesNews.Co 3 December 2014 Read More →

Kabag Hukum Setda Brebes, Raih Penghargaan Satya Lencana Presiden

suhintoro

Suhintoro

BREBESNEWS.CO -Kepala Bagian Hukum Setda Brebes H Suhintoro SH menerima tanda penghargaan Satya Lencana Karya Satya 30 tahun dari Presiden RI. Penghargaan dengan SK Presiden RI Nomor 6/TK/2014 tertanggal 12 Februari 2014 diterimanya saat upacara peringatan HUT ke-43 KORPRI tingkat Kabupaten Brebes di Alun-alun Brebes, Senin (1/12/2014) lalu.

Penghargaan diberikan sebagai tanda terima kasih pemerintah atas bakti dan pengabdian selama 30 tahun lebih yang dijalaninya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE menyematkan Lencana Karya Satya karena dia dipandang layak menerima tanda penghargaan tersebut.

Suhintoro mengaku terharu mendapat penghargaan tersebut, meskipun niatan bekerja didasari keikhlasan dan tidak harus mendapatkan penghargaan. Penghargaan bukanlah hak setiap PNS tetapi bentuk apresiasi dari Pemerintah sebagai pengakuan pengabdian dan kinerjanya.

“Menjadi Pegawai itu, ya…. pengabdian tulus yang harus kita syukuri,” tutur pria kelahiran Pekalongan 19 Desember 1958, kepada BREBESNEWS.CO Rabu (3/12/2014) diruangan kerjanya.

Bentuk syukur, lanjutnya, berupa memegang teguh amanat sehingga tidak berhianat. Termasuk ketika mendapatkan jabatan jangan sekali-kali menyalahgunakan jabatan apapun. “Jabatan itu anugrah dan bentuk kepercayaan dari pimpinan yang harus kita syukuri,” kata suami dari Hj Dyah Kemala Shinta SH MM

Dalam pandangan Suhintoro, menjadi PNS itu harus mengikuti aturan. Sebab kita hidup di Negara hukum yang mana hukum adalah panglimanya. PNS tidak bisa lepas dari aturan kepegawaian dan aturan publik lainnya. Selain itu, juga harus menjaga loyalitas pada atasan, dalam artian loyal sesuai dengan aturan yang berlaku. “Jangan loyal karena ada tendensi,” tandas Ayah dari Sakina Belladina (Mahasiswa Psykologi UNDIP smt akhir), Wildan Akbar Rosyid (Mahasiswa FH Unsoed smt 6) dan M Sulthon Al Haris (Klas III/IPA SMAN 1 Tegal).

Dalam keseharianya di bagian hokum setda Brebes, dia menjaga gawang pembuatan produk hukum dan pengamanan kebijakan Bupati agar tidak bertentang dengan produk hukum di atasnya. Sebab bila tersandung kekeliruan maka yang terjadi adalah program Bupati dalam artian luas sulit terealisir. “Produk hokum berupa Surat Keputusan Bupati, Peraturan Bupati dan Peraturan Daerah harus benar-benar valid dan akuntabel yuridis formalnya,” tambahnya.

Selain memproses produk hukum tersebut diatas, dirinya juga melakukan pembelaan hokum terhadap PNS yang dalam menjalankan tugasnya tersangkut pelanggaran hukum. “Bukan pembelaan terhadap perkara pribadi. Tetapi karena menjalankan tugas,lalu diperkarakan pihak ketiga misalnya, maka bagian hokum harus tutun membelanya,” ungkapnya.

Mengawali kariernya, Suhintoro diangkat sebagi CPN PADA Maret 1980 di Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah. Pada tahun 1987-1994 menjadi Kepala Cabang OPerburuhan (Tenaga Kerja, saat ini) Kabupaten dan Kota Tegal. Jabatan tersebut berlanjut (1994-2001) sebagai Kepala Cabang Perburuhan di Kab Brebes. Tahun 2001 diangkat menjadi Kepala Sub Dinas (Kasubdin) Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) pada Disduknakertran Kab Brebes.

Memasuki pemberlakukan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Pemkab Brbes baru, dia menduduki jabatan sebagai sekretaris Dinas Sosial dan tenaga kerja hingga 2012. Kemudian bergulir menjadi Kepala kantor Data dan Kearsipan dan Perpustakaan Kab Brebes hingga Aklhir Februari 2014. “Saya di bagian Hukum setda awal Maret 2014,” terangnya.

Hidup mengalir seperti air adalah prinsip hidup yang dipegangnya. Menurutnya dengan hidup terus bergerak, mengalir, maka tujuan hidup akan tercapai. Indah menata ritme hidup menyirami tanah-tanah yang kering dan menghidupkan tetumbuhan, membawa barokah. (ILMIE).

Posted in: Pemerintahan