BrebesNews.Co 20 December 2014 Read More →

Kurang Hati-hati Kendarai Motor, Pelajar Asal Sirampog Tewas Terlindas Truk

truck naas yang menabrak

Truk KBM yang melindas korban kecelakaan Ryu Saputra Pedrik asal Desa Mendala kecamatan Sirampog

BREBESNEWS.CO – Kecelakaan terjadi di jalan Provinsi ruas Bumiayu-Sirampog masuk wilayah Dukuh Pojok Desa Penggarutan Kecamatan Bumiayu. Kecelakaan terjadi, Sabtu pagi (20/12/2014) sekitar pukul 09.00 Wib, antara KBM truk angkel dengan 2 buah sepeda motor (Spm) tanpa plat nomor polisi hingga menyebabkan 1 orang tewas dan 1 orang luka ringan.

Korban meninggal yakni Ryu Saputra Pedrik (14) asal Desa Mendala Kecamatan Sirampog.

Informasi dilapangan menyebutkan, saat itu Spm Minerva yang dikendarai oleh Miftahul Zinan (14) asal desa Benda kecamatan Sirampog yang masih pelajar itu melaju dari arah timur ke arah barat dengan kecepatan sedang dan beriringan dengan Spm Honda yang dikendarai oleh Ryu Saputra Pedrik.

Kedua sepeda motor yang di sopiri pelajar tersebut kemudian berjalan mendahului KBM truk engkel dengan nopol G 1637 KG.

Namun saat memasuki TKP Spm Honda yang dikendarai oleh Ryu berserempetan dengan Spm Minerva yang dikendarai oleh Miftahul Zinan. Akibat kejadian itu kemudian spm Honda itu oleng dan terjatuh kesamping kiri hingga mengenai Kbm truk engkel tersebut. Karena jarak yang sudah terlalu dekat dengan truk engkel kecelakaan naas itupun tak terhindarkan.

“Pengendara Spm honda tersebut pada saat mengendarai Spmnya beriringan dan ugal-ugalan serta tidak menjaga jarak aman dengan Spm yang ada di depannya sehingga terjadilah kecelakaan lalu lintas,” ujar Budiyanto salah seorang saksi mata.

Dari hasil pemeriksaan tim Medis RSU Muhammadiyah Siti Aminah Bumiayu bahwa, Ryu sang korban meninggal mengalami luka-luka di bagian tangannya lecet dengan kepala pecah, pipi kanan memar dan bibir sobek akibat terlindas truk engkel.

Sementara itu M Usman Humas RSU Muhammadiyah Siti Aminah Bumiayu dalam upaya mempersiapkan arus liburan, Natal dan tahun baru 2015, pihak rumah sakit akan menyiagakan tim medis, ambulan dan UGD selama 24 jam guna menangani kejadian-kejadian yang tidak diinginkan, seperti kecelakaan kendaraan bermotor ataupun kecelakaan mobil. (*)

Faqih Wirdani, Bumiayu

Editor  ; AFiF.A

Posted in: Serba Serbi