BrebesNews.Co 30 January 2015 Read More →

2 Desa di Bumiayu Terkena Wabah Chikungunya Menanti Fogging

para ibu-ibu yang tengah kerja bakti

ibu-ibu di Desa Kaliwadas terpaksa kerja bakti membersihkan sarang berkembangnya nyamuk, setelah desanya terkena wabah chikungunya

BREBESNEWS.CO -Upaya fogging (penyemprotan) dari Dinas kesehatan Kabupaten Brebes saat ini tengah dinantikan oleh masyarakat Desa Kaliwadas, Kalilangkap yang terjangkit wabah penyakit Chikungunya.

Pemerintah Kabupaten Brebes melalui dinas kesehatan hingga kini belum melakukan upaya Fogging. Untuk mengantisipasi penyebaran penyakit chikungunya beberapa hari terakhir warga bersama petugas Puskesmas Kaliwadas mulai melakukan kerja bakti guna membersihkan pekarangan dan saluran air.

“Kerja bakti yang kami lakukan ini sembari menunggu upaya fogging dari dinas kesehatan untuk memberantas nyamuk pembawa virus chikungunya,” kata Edi Santoso salah seorang ketua pemuda, Jumat (30/1/2015) disela-sela kegiatan kerja bhakti memberantas jentik nyamuk penyebab chikungunya.

Menurutnya, pemerintah kabupaten Brebes seharusnya serius dan cepat bertindak dalam kasus wabah chikungunya yang menyerang para warga. Jangan sampai terkesan pemkab Brebes terlalu lamban dalam menangani wabah chikungunya ini.

“Jika persoalannya alat fogging itu sendiri, maka sudah sepatutnya untuk selatan juga ada alat fogging sendiri dan peruntukannya untuk masyarakat selatan. Sehingga manakala terjadi kasus serupa, kita tidak harus menunggu,” ungkap Edi.

Kepala Puskesmas Kaliwadas dokter Elly Rahmawati menyatakan bahwa terkait usulan fogging, pihaknya sudah menindaklanjuti usulan ke dinas kesehatan kabupaten. Dirinya juga mengakui bahwa wilayah selatan memang perlu alat fogging sendiri, hal ini guna mempermudah dalam penanganan.

“Jika alat fogging itu ada, petugas kami bisa langsung bertindak dan dapat melakukan fogging dilingkungan warga yang terjangkit,” ujar dr Elly.

Elly menambahkan, upaya fogging itu hakikatnya hanya membunuh nyamuk yang ada pada saat dilakukan fogging, akan tetapi telur dan jentik-jentik itu tidak bisa mati oleh fogging. Sehingga disini diperlukan peran serta masyarakat dalam upaya pencegahan dengan cara membersihkan lingkungan rumah dan sekitar.

“Yang terpenting adalah masyarakat harus mau melaksanakan program 3 M yakni Menguras, Menutup, dan Mengubur benda-benda yang digunakan untuk berkembangnya nyamuk,” tandas dr Elly. (DHANI- Bumiayu)

Posted in: Serba Serbi