BrebesNews.Co 23 January 2015 Read More →

2 Desa di Bumiayu Terserang Wabah Chikungunya

Nyamuk

Nyamuk penyebab sakit Chikungunya

BREBESNEWS.CO – Sedikitnya 2 desa di kecamatan Bumiayu yakni Desa Kaliwadas dan Desa Kalilangkap, saat ini tengah terjangkit wabah penyakit akibat serangan nyamuk chikungunya. Penderita terbanyak di desa Kaliwadas yang telah mencapai ratusan orang, mereka yang terjangkit mulai dari balita hingga manula.

Wabah Chikungunya diperkirakan akan terus bertambah apabila instansi terkait tidak segera mengantisipasinya.

“Badan menjadi lemas, linu disetiap persendian dan membuat badan meriang serta demam yang luar biasa. Bahkan anak saya saja yang masih 2 tahun juga terserang wabah ini,” tutur Achamad Jazuli salah seorang warga yang semua anggota keluarganya terserang chikungunya, Jumat (23/1/2015).

PJ Kepala Desa Kaliwadas, H Casman SH mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan adanya wabah penyakit chikungunya dari beberapa warga yang keluarnya terjangkit penyakit tersebut dan mereka berharap adanya penangganan khusus dari dinas terkait agar wabah ini tidak menyebar lebih luas lagi.

Awalnya wabah penyakit chikungunya hanya menyerang beberapa orang saja, akan tetapi sekarang telah menyerang ratusan warga yang ada di 4 pedukuhan diantaranya, dukuh krajan lor, krajan tengah, krajan kidul dan dukuh cimempek.

” Setelah dilakukan pengecekan lingkungan akan adanya wabah tersebut, kami segera mengajukan permohonan guna dilakukan pengasapan/penyemprotan dari Dinas Kesehatan kabupaten Brebes melalui Puskesmas Kaliwadas,” ungkap Casman.

Hal senada juga diakui Abdulloh Faqih selaku Kades Kalilangkap bahwa, wabah penyakit chikungunya ini juga menyerang warganya yang berada di dukuh legok tepatnya di RT 02 Rw 05 dan untuk penderita penyakit ini hanya baru berjumlah belasan orang saja.

Faqih juga sependapat dengan kades kaliwadas, jika dinas kesehatan kabupaten Brebes tidak segera bertindak, pihaknya khawatir wabah ini akan meluas. ” Kami akan terus mendata dimana-mana saja wabah ini menyerang warga kami, hal ini agar nanti disaat dilakukan pengasapan bisa lebih optimal,” tambah Faqih.

Sementara secara terpisah, Hikmah Solihati selaku petugas Puskesmas Kaliwadas menyatakan, pihaknya telah melakukan pendataan dan pengecekan kelingkungan sekitar yang dilaporkan terjangkit wabah penyakit chikungunya. Dirinya mengakui bahwa setiap warga yang terjangkit wabah ini, kebanyakan langsung lari kedokter praktek yang ada didesa ini dan jarang ke puskesmas untuk periksa.

Ditambahkan dokter Syafii bahwa, dirinya telah menangani pasien chikungunya sudah hampir sebulan ini dan sekarang jumlah terus bertambah dari hari kehari. ” Pasien penyakit chikungunya lebih banyak dari Dukuh Krajan Lor, Krajan Tengah, Krajan Kidul dan Dukuh Cimempek Desa Kaliwadas, serta Dukuh Legok Desa Kalilangkap,” pungkas dr. Syafii. (DHANI – Bumiayu)

Posted in: Serba Serbi