BrebesNews.Co 23 January 2015 Read More →

Di Bantarkawung, 2 Penambang Emas Tewas Kekurangan Oksigen

tewas

Ilustrasi

BREBESNEWS.CO – – Diduga akibat kekurangan oksigen (O2) serta keracunan CO2 saat menambang emas di pedukuhan Cilimus desa Karangpari kecamatan Bantarkawung, sedikitnya 2 penambang emas tewas dan 1 orang pingsan pada Jumat (23/01/15) sekitar pukul 09.30 Wib.

Korban tewas bernama Mansyur (28) warga dukuh bangbanyang hilir desa Bangbayang kecamatan Bantarkawung dan Husain (54) warga kabupaten Tegal, sementara korban yang pingsan bernama Supi (28) warga kabupaten Kudus.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun menyebutkan, bahwa ketiganya memang setiap hari melakukan penambangan emas di pedukuhan Cilimus desa Karangpari kecamatan Bantarkawung.

Seperti biasa ke- 3 orang tersebut selalu melakukan kegiatannya dengan memasuki lorong sedalam 12 meter, guna menggali tanah untuk mencari butiran emas yang berada di tempat tersebut. Mulanya Mansyur yang pertama kali memasuki lorong tanah. Namun tak berapa lama terdengar teriakan Mansyur minta tolong dalam lorong. Sebagai reka sekerja Husainpun masuk untuk melihat apa yang terjadi di dalam terowongan tanah untuk menolong Mansyur.

Namun tak disangka tak berapa lama Husein masuk, justru keduanya malah tidak keluar-keluar lorong.  Melihat keadaan itu rekan lainnya Supi yang masih di mulut terowongan binggung, karena kedua rekannya itu sudah tak membalas panggilannya dan Supripun mencoba masuk kedalam.

Alangkah terkejutnya Supri yang mengetahui 2 rekannya itu telah tewas.

“Setelah didapati Mansyur dan Husain tak bernyawa didalam lorong itu, saya langsung lari minta tolong warga. Sesampainya dipemukiman warga sayapun pingsan dan begitu sadar saya ceritakan kejadiannya. Oleh warga kemudian saya dibawa ke puskesmas Bantarkawung untuk mendapat perawatan,” tutur Supi.

Mendapatkan laporan tersebut Polisi langsung merapat guna melakukan olah TKP dan mencoba mengevakuasi korban bersama warga dan tim medis, sekitar pukul 11.00 Wib. Tak lama kemudian para korban akhirnya dapat dievakuasi dan langsung dibawa ke Puskesmas Bantarkawung.

Setelah diperiksa tim medis dari puskesmas Bantarkawung, menyatakan Husen dan Mansyur meninggal dunia. Sedangkan Supi masih bisa ditolong/sadar dari pingsan.

Kapolsek Bantarkawung, AKP Achmad Dhofari membenarkan, adanya taragedi yang menewaskan 2 orang penambang emas akibat kekurangan O2 dan keracunan CO2, dengan TKP di dukuh Cilimus desa Karangpari kecamatan Bantarkawung.

Demi penyelidikan lebih lanjut polisi mengamankan beberapa barang bukti dan meminta keterangan beberapa orang saksi terkait kejadian ini.

“Dengan kejadian tersebut kami menghimbau kepada masyarakat agar jangan dulu melakukan kegiatan penambangan demi keselamatan,” tutup Dhofari. (DHANI – Bumiayu)

Posted in: Serba Serbi