BrebesNews.Co 30 January 2015 Read More →

Diduga Miliki Kandungan Emas, Tanah di Dukuh Cilimus Diteliti Geologi Bandung

TKP penambangan yang memakan 2 korban kini di  policeline

TKP penambangan emas di dukuh Cilimus Desa Karangpari Kecamatan Bantarkawung yang memakan 2 korban kini di policeline

BREBESNEWS.CO – Sejak insiden terjadinya 2 penambang emas tewas sepekan lalu di pedukuhan Cilimus Desa Karangpari kecamatan Bantarkawung, akhirnya TKP penambangan emas di policeline oleh pihak kepolisian.

Sementara beberapa sampel material tanah kini tengah dibawa oleh pihak ESDM kabupaten Brebes guna diteliti di laboraturium Geologi Bandung. Hal ini untuk memastikan apakah adanya kandungan emas di daerah sekitar TKP.

kades Kepala desa (Kades) Karangpari, Jhoni Hermawan, seperti yang di tuturkan kepada BREBESNEWS.CO, Jumat (30/1/2015) mengatakan upaya ini dimaksudkan guna menjawab teka teki apakah memang benar adanya kandungan logam mulia dipedukuhan Cilimus desa Karangpari kecamatan Bantarkawung atau hanya material yang menyerupai emas.

Jhoni mengakui bahwa untuk tektur tanah dikawasan itu, memang berupa cadas yang berlapis dan setiap lapisan ada bagian atas yang menyerupai lapisan marmer dengan bintik-bintik kuning, namun itu belum tentu emas.

Meskipun demikian warga masyarakat berharap TKP penambangan segera ditutup, karena dianggap membahayakan keselamat baik bagi warga sekitar maupun hewan ternak mereka yang mungkin saja melintas diatas TKP.

“Bagaimanapun lokasi penambangan itu berada di pinggiran sungai Cilimus yang kerap digunakan warga, sehingga kami akan segera meminta pihak kepolisian dan instansi terkait untuk sama-sama menutup lubang itu demi keselamatan,” kata Jhoni.

Pendapat sama juga diungkapkan tokoh masyarakat setempat Ustad Ibrohim. Menurut ustad Ibrohim masyarakat sekitar selama ini tidak ada yang berani melakukan penambangan seperti ini. Yang menjadi kekhawatiran warga adalah jika dilakukan eksplorasi atau penambangan di kawasan itu, ditakutkan akan merusak lingkungan dan ekosistem yang ada.

“Cukuplah hanya 2 orang itu saja yang menjadi korban tewas dan kami berharap lokasi tersebut segera ditutup,” Ungkap Ustad Ibrahim.

Berdasarkan informasi yang dihimpun menyebutkan, daerah-daerah yang diisukan adanya kandungan emas di kecamatan Bantarkawung antaranya, di desa Tambakserang, Bangbayang, Karangpari dan desa Pangebatan. Akan tetapi keterangan pasti akan adanya kandungan emas itu, setidaknya harus dibuktikan melalui penelitian dari para ahli.

Sebagai informasi tambahan, akibat adanya isu terdapatnya kandungan emas di Dukuh Cilimus Desa Karangpari, 3 penambang sempat mencoba peruntungan menggali tanah dengan harapan mendapatkan butiran emas. Namun sial, sebelum usahanya berhasil, 2 orang tewas karena diduga kekurangan oksigen saat masuk lorong tanah. Sedang 1 orang sempat terselamatkan oleh bantuan warga.

Korban tewas bernama Mansyur (28) warga dukuh bangbanyang hilir desa Bangbayang kecamatan Bantarkawung dan Husain (54) warga kabupaten Tegal, sementara korban yang pingsan bernama Supi (28) warga kabupaten Kudus. (DHANI-Bumiayu)

Posted in: Serba Serbi