BrebesNews.Co 13 January 2015 Read More →

Mengenal Lebih Jauh Tuti Umayah, Guru Teladan Versi Hari Depag Brebes

Hj Tuti Umayah

Hj Tuti Umayah

BREBESNEWS.CO -Kecintaan kepada profesi, dapat mendekatkan diri pada Illahi. Pasalnya dengan mencintai profesi sama halnya beribadah menuju keridloan Allah SWT. Sebagaimana tuntunan Al Quran bahwa Jin dan Manusia diciptakan oleh Allah SWT semata-mata untuk beribadah. Beribadah dalam pengertian yang sangat luas.

Demikian disampaikan Guru Teladan Hari Amal Bakti Kementerian Agama MTs Negeri Model Brebes Hj Tuti Umayah Sag saat bincang-bincang dengan Humas Setda Brebes di ruang guru, Selasa (13/1).

Termasuk ketika menjadi guru di MTs N Model Brebes dalam lubuk hatinya bertekad membangun anak-anak bangsa yang berakhlakul karimah.

“Anak-anak itu, perlu sentuhan keikhlasan dari orang yang sudah dewasa agar menjadi pribadi-pribadi yang sholeh-sholeha,” terang Ibu dari Fuad Siradjudin Yahya (29), Arini Hidayati DP (25), Moh Iqbal Jakaria (22) dan Aqilatul Izah (17).

Bagi Tuti, pengabdian yang tulus akan membawa keberkahan tersendiri dalam berbagai bentuk dan dari arah manapun. Tidak neko-neko menjadi landasan untuk memperlancar jalan pengabdian. Apalagi sebagai guru, yang nota bene menjadi panutan bagi peserta didik.

Termasuk ketika terjun ke masyarakatpun guru akan menjadi pusat perhatian dan pusat gendu-gendu rasa atau pertimbangan berbagai persoalan yang timbul di masyarakat. “

Bila ada hal-hal yang belum dimengerti warga masyarakat, maka banyak yang bertanya kepada saya,” tutur Tuti yang juga guru Mata Pelajaran Aqidah Ahlak.

Tidak keliru, kalau kemudian Istri dari Drs H Sonhaji ini di desa Sigentong Kec Wanasari Brebes menjadi Pembina di lima majelis taklim. Atas kepercayaan tersebut, masyarakat setempat menunjuk dirinya menjadi Ketua Yayasan ‘ Minhajus Sholikhin’ yang letaknya tidak jauh dari rumahnya. Di Kecamatan Wanasari, dia juga menduduki Wakil Ketua Muslimat NU Anak Cabang Wanasari.

Dari bakatnya berpidato, Tuti hampir setiap hari mengisi pengajian diberbagai Majelis Taklim. Bakatnya pun disalurkan pula kepada peserta didiknya sehingga anak-anak MTs N Brebes kerap menjadi juara Lomba Pidato atas bimbingan Wanita Kelahiran Brebes, 3 Oktober 1962 ini.

Lulusan Sarmud IAIN bandung tahun 84 dan S1 IAIN Cirebon 96 ini mengawali kariernya sebagai guru wiyata bakti di MTs Assalafiyah Luwungragi Bulakamba Brebes pada 1986. Selanjutnya pada 1987 hingga 1992 pindah pengabdian di MTs N Brebes dan per 1 Maret 1992 hingga diangkat sebagai CPNS di MTs N Model Brebes hingga sekarang.

Apapun yang dilakukannya, bagi Tuti merupakan bekal ibadah kepada Allah SWT. Sebagaimana prinsip yang dipegangnya bahwa sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain.

“Apalah artinya, kalau keberadaan saya di dunia tidak membawa manfaat bagi orang lain,” tandasnya. (ILMIE).

Posted in: Pendidikan