BrebesNews.Co 22 January 2015 Read More →

Tipu Investor, Direktur PT Dikurung 2 Tahun 10 Bulan Penjara

sidang

Ilustrasi sidang

BREBESNEWS.CO -Terdakwa Harun al Rasid (55) warga jalan Gajah Mada no 6 Kelurahan Gandasuli kecamatan Brebes divonis 2 tahun 10 bulan penjara oleh PN Brebes dalam Kasus Penipuan, Kamis,(22/1/2015).

Sidang sebelumnya, terdakwa sempat dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) 3 tahun penjara. Terdakwa Harun orang yang bertanggungjawab sebagai direktur perusahan proyek perumahan Jamsostek di Serang Banten atas investasi pemodal.

Sidang Yang di pimpin Slamet Suripto SH didampingi Teguh SH dan Iwan Gunawan SH mengatakan perbuatan terdakwa melakukan penipuan dengan cara tidak bertanggungjawab atas pemodal dari hasil invetasi yang janjikannya.

”Akibat Perbuatannya terdakwa dikenakan pasal 378 KUHP jo,pasal 55 ayat (1) ke 1.Majelis Hakim memvonis 2 tahun 10 bulan penjara di potong masa tahanan,” jelas Slamet dengan membacakan putusannya.Terdakwa di berikan masa 10 hari untuk menjadi pertimbangan.

Kronologi penipuan yakni, awalnya, saksi korban penipuan Rohadi dengan Suhantris Suwanda bertemu dengan Siti Kuriah SE (saat ini sedang diajukan dalam perkara lain) dan Slamet Khaerudin (buron) turut memberikan investasi masalah proyek perumahan Jamsostek di Serang Provinsi Banten.

Slamet Khaerudin yang kini buron sebelumnya mengatakan, perusahan PT Daya Tama Beta Mulya (STBM) membutuhkan modal dana kepada Rohadi dan Suhantris Suwanda . Merasa tertarik dengan iming-iming keuntungan tiap bulannya, keduanya kemudian memberikan dana pertama sebesar 170 juta yang di bayar dua kali sebesar 50 juta dan 120 juta.

Slamet Khaerudin berjanji ke Rohadi dan Suhantris akan mendapat keuntungan 350 juta dalam jangka waktu 3 bulan, dengan pengiriman lewat Bank Mandiri.

Namun dalam perjalanannya terdakwa Harun sebagai direktur perusahaan PT Daya Tama Beta Mulya, ternyata tidak bertanggung jawab atas uang dengan 2 cek yang diberikan kepada pemodal itu, yang ternyata cek kosong. Akibatnya modal yang ditanam korban menjadi sia-sia. (HENDRIK)

Posted in: Hukum