BrebesNews.Co 22 January 2015 Read More →

UMUS Adakan Seminar Nasional Ekosistem Pesisir dan Perubahan Iklim

ot

Seminar nasional ekosistim pesisir dan perubahan iklim di Audotorium Kampus UMUS Brebes

BREBESNEWS.CO -Seminar Nasional Ekosistem Pesisir dan Perubahan Iklim dengan Tema “Upaya Masyarakat Beradaptasi Dengan Lingkungan Pesisir Akibat Perubahan Iklim”, di gelar di Audotorium kampus Univesitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes, Kamis (22/1/2015).

Seminar menampilkan 4 pembicara sebagai narasumber yakni dari Deputi Peningkatan Peran Masyarakat Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Chaerudin Hasim, SKM, M. Si. Pembicara dua yakni dari Working Group on Adaptation Council on Climate Change-Indonesia A. Rachmi Yuliantri, dan untuk pembicara tiga Direktur Pesisir Pulau Kecil Yayasan Kehati Bio Diversity Foundation Bapak Basuki Rahmat, serta dari Kelompok Masyarakat Pandansari Desa Klaliwlingi Kecamatan Brebes Bapak Rusjan.

Hadiri dalam acara seminar Bupati Brebes yang diwalili Asisten Staf Ahli Bapak Dr. Angkatno M. Pd, Dandim 0713/Brebes yang diwakili Danramil 03/Wanasari Kapten Inf Hartoyo, Kadin Perikanan dan Kelautan Brebes, Kadin Pertanian Brebes, Para pembantu rektor Umus Brebes, Perwakilan BEM UPS Tegal, Perwakilan KMPB Bogor, Masyarakat Kawasan Pesisir Desa Limbangan Kecamatan Losari.

Dalam paparannya Deputi Peningkatan Peran Masyarakat Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Chaerudin Hasim menyampaikan kebijaksaan Pemerintah Jokowi yang berharap memulihkan kehidupan ekosistem mangrove. Mangrove penting dalam perubahan iklim, karena daun tanaman berfungsi sebagai penyerap karbondioksida.

Populasi tanaman pada hutan mangrove akan stomata yang siap menyerap gas karbondioksida dari lingkungan dan melepaskan oksigen ke lingkungan, sehingga udara di lingkungan pesisir pantai tetap bersih, segar dan bebas dari polusi.

“Keberadaan mangroove di pesisir pantai sangat penting sebagai penyangga kerusakan iklim karena tercemarnya udara akibat polusi asap pabrik  ataupun asap kendaraan,” kata Chaerudin.

Sementara itu sambutan Bupati Brebes yang diwakili Asisten Staf Ahli Dr. Angkatno menyampaikan kebijakan pengawalan wilayah Brebes yang penting yaitu memperbaiki kondisi masyarakat pesisir pantai dengan membentuk daerah perlindungan melalui kreatifitas pelestarian mangrove.

Adapun kegiatan yangsudah dilaksanakan antara lain penenaman mangrove, pembuatan bangunan penahan erosi seperti talud, bronjong dsb, pengutan kelembagaan melalui kelompok kerja mangrove didaerah kabupaten Brebes, pembinaan kepada tokoh masyarakat di lingkungan pesisir dan peningkatan sumber daya masyarakat dipesisir. (AFiF.A)

Posted in: Kampus