BrebesNews.Co 25 January 2015 Read More →

Warga Antusias Saksikan Kirab Budaya Panembahan Losari

IMG_20150124_131654

Kirab budaya Panembahan Losari ( Raden Angkawijaya) yang di gelar di Desa Losari Lor Kecamatan Losari

BREBESNEWS.CO -Ribuan warga Losari berasal dari Jawa tengah dan Jawa barat antusias menyaksikan jalannya Kirab Budaya dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-337 Kabupaten Brebes, sekaligus Kirab Agung Penembahan Losari. Sabtu, (24/1/2015).

Warga berjajar di sepanjang jalan yang dilalui peserta kirab, yakni mulai start Dari Makam Penembahan Losari di Pesarean, Kecamatan Losari,Brebes hingga menyusuri jalan Pantura Losari sampai ke Losari Cirebon Jawa Barat.

Bupati Brebes Idza Priyanti SE. Kirab mengarak Kereta Kencana yang sengaja di datangkan dari Keraton Kasepuhan Cirebon, berupa Kereta Singa Barong, buah karya cipta Panembahan Losari atau dikenal juga Pangeran Angkawijaya.

Dalam sambutannya Idza meminta tetap mempertahankan budaya yang ada setiap tahun karena Losari Brebes masih memiliki hubungan kekerabatan dengan Losari,Cirebon.

”Acara ini bisa menjadi ikon pariwisata baik dari dalam negeri maupun luar negeri jika kita melestarikan budaya dengan baik,” jelas Idza

Perwakilan kecamatan Losari,Cirebon,Jabar,Rohman mengatakan pihaknya menyambut baik kegiatan Kirab Penembahan Losari yakni menyatukan budaya dari dua kabupaten karena masih memiliki hubungan kekerabatan.

”Kami menyambut baik kegiatan ini,dan akan terus menjalin kerjasama dengan Pemda Brebes terkait kegiatan ini,” Kata Rohman,Kasi pemerintahan,Kecamatan Losari Cirebon.

Berdasarkan serat keraton Kasepuhan Cirebon Jawa Barat, Panembahan Losari, atau Pangeran Angkawijaya yang makamnya berada di pemakaman Desa Losari Lor, Kecamatan Losari, adalah merupakan cucu Sunan Gunung Jati. Panembahan Losari adalah anak dari perkawinan pasangan Ratu Wanawati ( Cirebon ) dengan anak keturunan Raja Demak, Pangeran Dipati Carbon atau yang sekarang dikenal Cirebon.

Panembahan Losari, diyakini selain sebagai ahli agama, juga mempunyai keahlian lain di bidang seni. Konon motif batik corak Mega Mendung, corak Gringsing adalah hasil dari buah kreasinya. Hasil kreasi lainnya menciptakan Kereta Kencana yang kini tersimpan di Kasultanan Kasepuhan Cirebon.

Selain itu dia diyakini juga merupkan pencipta Kesenian fenomenal asal Losari yakni Tari Topeng yang biasa dipentaskan oleh (Alm) Nyai Sawitri Maestro Tari Topeng Losari Cirebon.

“Pangeran Angkawijaya merupakan keturunan kasunan Cirebon, yang menyingkir ke Desa Losari dengan tujuan mengembangkan bakat-nya dibidang kreasi kesenian,” ujar Umarno, Ketua sekertariat Makam Panembahan Losari memberikan prolog saat membuka acara.

Menurut Umarno, acara Kirab Budaya Penembahan Losari 2015 yang diadakan di tempat alun-alun (Dalem Pesarehan / Makam Angkawjiya) menampilkan berbagai bentuk kegiatan, seperti seminar sejarah dengan tema “ Kiprah Panembahan Losari (Angkawijaya) Dalam Mendirikan Caruban Nagari dan Pertunjukan tari tpeng yang di peragakan cucu dari (Alm) Nyai Sawitri Maestro Tari Topeng Losari Cirebon. (HENDRIK)

Posted in: Serba Serbi