BrebesNews.Co 26 January 2015 Read More →

Warga Sengon Bahu-membahu Perbaiki Tanggul Sungai Ciapit

tanggul.3jpg

Kerja bakti warga Sengon Kecamatan Tanjung saat memperbaiki tanggul sungai Ciapit

BREBESNEWS.CO – Mengantisipasi jebolnya tanggul kali Ciapit, warga Sengon Kecamatan Tanjung, beramai-ramai memperbaikinya.

“Mereka Sejak tadi pagi jam 08.00 WIB mereka kerja bakti, Bu,” tutur Kepala Desa Sengon H Ardi Winoto kepada Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE yang meninjau pelaksanaan kerja bakti, Minggu kemarin (25/1/2015).

Warga bahu membahu menambal tanggul dengan ribuan karung yang berisi tanah secara swadaya. Warga tidak ingin kejadian tanggul jebol di Kramat Sampang pada tahun 2012 yang menimpa warga Sengon kembali melanda daerahnya.

Menurut Kepala Desa Sengon Ardi, bila tanggul Kali Ciapit jebol maka 1500 Kepala Keluarga (KK) di RW 7 Desa Sengon bisa terendam banjir. Juga sekitar 1000 KK Desa Lemah Abang, 3000 KK Desa Tanjung dan ribuan hektar tambak ikan di Desa Pengaradan juga terendam.

Ardi mengaku sudah mengusulkan normalisasi sungai kepada Balai Pengelolaan Sumber Daya Air (BPSDA) Jawa Tengah, namun hingga kini belum ada tanggapan. Dia tidak ingin warganya merugi kalau pada puncak hujan terjadi banjir akibat jebolnya kali Ciapit. “Tanggul kali ini sudah menipis sekitar satu meter,” katanya.

etidaknya sda dua titik rawan jebol yakni di Gang Mawar dan Gang Makam. Sekitar 300 meter tanggul yang mendesak untuk diperbaiki.

“Bersaraka pengamatan ada sekitar tiga ratus meter tanggulsungai Ciapit yang sudah kritis,” jelasnya.

Ratusan warga disaksikan Bupati Brebes bersama Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ahmad Satibi, Camat Tanjung, Sugeng Basuki tengah memasang karung-karung berisi tanah untuk dijadikan tanggul sementara. Karung tanah tersebut diletakkan di dua lokasi tanggul yakni di Gang Mawar dan Gang Makam.

Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE mengaku bangga dengan semangat warga bergotong royong tanpa pamrih. Keikhlasan tangan mereka sangat membantu pemerintah dalam menangani persoalan masyarakat itu sendiri. “Bila saling membantu, maka segala problema cepat teratasi,” ucapnya.

Bupati meminta kepada masyarakat untuk menyampaikan segala permasalahan yang ada di lingkungannya, minimal saat diadakan open house. (ILMIE)

Posted in: Serba Serbi