BrebesNews.Co 11 February 2015 Read More →

Anggota Dewan Kritik Penanganan Fogging Dinkes Brebes yang Terlambat

Hj Tri Murdiningsing S.Psi M.Psi

Hj Tri Murdiningsing S.Psi M.Psi

BREBESNEWS.CO – Banyak kasus demam berdarah yang melanda beberapa wilayah di kabupaten Brebes hingga menyebabkan sedikitnya 8 orang meninggal dunia dan juga kasus Cikungunya di wilayah Brebes selatan yang belum juga ada penangananya, membuat Hj Tri Murdiningsih SPsi MPsi selaku Wakil ketua Komisi IV DPRD kabupaten Brebes mulai angkat bicara.

Kepada sejumlah wartawan di Brebes Selatan, politisi dari PDIP ini, menanggapi persoalan kurang tanggapnya Dinkes dengan serius.

“Dinas kesehatan seharusnya dapat mengalokasikan dana cadangan untuk kejadian-kejadian yang diluar prediksi tenaga kesehatan seperti kajian wabah DBD atau sejenisnya dan keberadaan alat fogging itu juga idealnya ada di wilayah selatan,” ujar Tri, Rabu (11/2/2015).

Dirinya mengatakan, Alokasi dana 2016 hendaknya juga memuat rencana belanja modal alat fogging, saat ini alat fogging hanya dimiliki oleh dinas kesehatan dan jumlahnya sangat terbatas.

“Jumlahnya saat ini hanya sekitar 6 alat yang mampu dioperasikan, padahal wilayah kabupaten Brebes sangat luas sehingga dengan jumlah alat tersebut masih tergolong kurang,” tukas Tri

Idealnya setiap puskesmas memiliki 2 alat fogging, apalagi dengan di berlakukannya konsep BLUD kesehatan, dimana setiap Puskesmas dapat memprioritaskan belanja kebutuhan, baik sarana maupun prasarana kesehatannya masing-masing.

” Kami dan teman-teman anggota Komisi IV DPRD pasti akan menyetujui dan mendukung usulan pengadaan alat fogging untuk pengasapan dalam rangka mencegah wabah DBD atau Cikungunya,” Ungkap Tri.

Seperti sudah diberitakan sebelumnya bahwa masyarakat Desa Kaliwadas, Kalilangkap dan beberapa desa lainnya di Brebes Selatan yang terjangkit wabah penyakit Chikungunya masih menunggu upaya fogging dari pihak dinas kesehatan kabupaten Brebes.

Dengan terlambatnya fogging, warga masyarakat akhirnya menggalakan kerja bakti dilingkungan tempat tinggal mereka, guna mencegah berkembangnya penyebaran wabah penyakit tersebut. (DHANI-Bumiayu)

Posted in: Serba Serbi