BrebesNews.Co 27 February 2015 Read More →

Direktur Bank Indonesia Jateng Didaulat Ngajar di SMAN 2 Brebes

bi go school

Dirut Bank Indonesia Jateng saat memberi pengajaran kepada siswa-siswi SMAN 2 Brebes dalam tema BI Goes to School

BREBESNEWS.CO – Setelah Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH mucal (mengajar) di SMA N 2 Brebes kini giliran Direktur Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Jawa Tengah Ananda Pulungan juga di daulat menjadi ‘guru’ di SMA N 2 Brebes, Kamis (26/2/2015).

Ananda mengajar di sekolah eks RSBI itu lebih dari satu jam. Dia menjelaskan tentang berbagai sisik melik perbankan Indonesia. Dengan harapan siswa mampu memahami dunia perbankan di Indonesia.

Ananda mengajak para siswa SMAN 2 Brebes agar mampu membedakan antara BI dan Bank konfensional. “BI itu berbeda dengan Bank Konfensional seperti BRI, BCA, BII dan bank-bank lainnya,” terangnya kepada 300 siswa yang mewakili 882 keseluruhan siswanya di aula sekolah setempat.

Lebih jauh dia menjelaskan, dalam kapasitasnya sebagai bank sentral, Bank Indonesia mempunyai satu tujuan tunggal, yaitu mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah. Kestabilan nilai rupiah ini mengandung dua aspek, yaitu kestabilan nilai mata uang terhadap barang dan jasa, serta kestabilan terhadap mata uang negara lain.

Aspek pertama tercermin pada perkembangan laju inflasi, sementara aspek kedua tercermin pada perkembangan nilai tukar rupiah terhadap mata uang negara lain. Perumusan tujuan tunggal ini dimaksudkan untuk memperjelas sasaran yang harus dicapai Bank Indonesia serta batas-batas tanggung jawabnya.

Menurut Ananda, untuk mencapai tujuan tersebut Bank Indonesia didukung oleh tiga pilar yang merupakan tiga bidang tugasnya. Ketiga bidang tugas tersebut perlu diintegrasi agar tujuan mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah dapat dicapai secara efektif dan efisien.

Tiga pilar tugas Bank Indonesia

Ketiga pilar tersebut yakni pilar pertama, menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter. Sebagai otoritas moneter, BI menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter untuk mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah.

“Arah kebijakan didasarkan pada sasaran laju inflasi yang ingin dicapai dengan memperhatikan berbagai sasaran ekonomi makro lainnya, baik dalam jangka pendek, menengah, maupun panjang,” jelas Ananda

Pilar kedua, tambahnya, yakni mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran. Sesuai dengan Undang- Undang No. 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia, salah satu tugas BI adalah mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran.

“Di bidang sistem pembayaran BI merupakan satu-satunya lembaga yang berwenang untuk mengeluarkan dan mengedarkan uang rupiah serta mencabut, menarik dan memusnahkan uang dari peredaran,” kata Ananda lagi.

Terakhir yakni, pilar ketiga, antaranya menjaga stabilitas sistem keuangan, Dengan sistem keuangan yang stabil akan mampu mengalokasikan sumber dana dan menyerap kejutan (shock) yang terjadi sehingga dapat mencegah gangguan terhadap kegiatan sektor riil dan sistem keuangan.

“Sistem keuangan yang stabil adalah sistem keuangan yang kuat dan tahan terhadap berbagai gangguan ekonomi sehingga tetap mampu melakukan fungsi intermediasi, melaksanakan pembayaran dan menyebar risiko secara baik,” tandas Ananda.

Kepala SMA N 2 Brebes Sadimin MEng mengaku bangga dengan kedatangan BI yang secara sukarela memberi pencerahan kepada siswa siswinya, Dengan pengetahuan yang didapat dari BI diharapkan para siswa mampu menyerap ilmu tentang perbankan.

“Dengan mengetahui dasar perbankan siswa SMAN 2 Brebes diharapkan nantinya akan timbul keinginan untuk melanjutkan ke jenjang STAN, STIE, ataupun ilmu Akuntansi saat mengenyam pendidikan di perguruan tinggi,” ucap sadimin (ILMIE)

Posted in: Pendidikan