BrebesNews.Co 24 February 2015 Read More →

Hari Baden Powell, dari Tanam Pohon, Biopori, Donor Darah Hingga Lomba Nyanyi

baden powell day1

Anggota Pramuka Brebes yang sedang lakukan donor darah di hari Baden Powell

BREBESNEWS.CO -Kwartir Cabang (Kwarcab) 11.29 Brebes dalam upaya meneguhkan semangat kebaikan yang telah dibawa bapak kepanduan dunia (the founding father) Baden Powel menggelar berbagai aksi kebaikan. Hal tersebut dilakukan untuk mengenang sekaligus mengimplentasikan misi kebaikan yang telah ditularkan oleh Baden Powel kepada Pramuka Indonesia.

“Berbagai aksi, sebagai bagian dari kegiatan Pramuka Peduli,” kata Ketua Panitia Penyelenggara Kustoro WHY disela kegiatan, di sanggar Pramuka Brebes, jalan Pramuka 29 Brebes, Selasa (24/2/2015).

Kegiatan yang digelar, lanjutnya, antara lain renungan hari jadi Baden Powell, tanam pohon, pembuatan biopori, donor darah dan lomba nyanyi tunggal.

Rangkaian kegiatan baden powel day digelar sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai. Ratusan pramuka dari tingkat penggalang hingga penegak, pandega hingga Pembina dan andalan beramai-ramai menanam pohon di sekitar sanggar pramuka.

Sementara anggota pramuka yang lain membuat biopori (sumur resapan) diberbagai tempat di sekitar sanggar.

Di tengah kesibukan pramuka menanam pohon dan membuat biopori, dihibur dengan lomba peserta karaoke dengan lagu yang mendayu-dayu syahdu.

Disisi lain, puluhan pramuka antri mendapatkan pemeriksaan dari tim Unit transfusi darah. Lebih dari 25 pramuka mendaftarkan diri menyumbangkan setetes darahnya. Namun setelah diperiksa hanya 18 pramuka yang berhasil diambil darahnya.

Dalam lomba nyanyi tunggal, Sheillanita A dari Kwartir Ranting Bantarkawung menjadi juara 1 putri, juara 2 Nia Azzumar (Ketanggungan) dan juara 3 Mar’ah Hidayati (Brebes). Sementara untuk peserta putra juara 1 Raswan (Wanasari), juara 2 Ahmad Khalimi (Tanjung) dan juara 3 Kasirun (Songgom).

Tanam pohon wujud kecintaan Baden Powell

Ketua Kwarcab 11.29 Brebes Munawir menjelaskan, nilai-nilai luhur yang telah diusung oleh Baden Powel bisa diimplementasikan dalam kehidupan berpramuka di Indonesia. Termasuk kegiatan tanam pohon dan donor darah bisa menggugah semangat cinta alam dan kasih sayang sesama manusia.

“Setiap tahun, Kwarcab Brebes selalu memperingati Hari Baden Powell sebagai ujud kecintaan dan penghargaan jasa Baden Powell yang telah melahirkan kepanduan,” tegasnya.

Bapak pandu dunia terlahir dengan nama Robert Stephenson Smyth Baden-Powell pada 22 Februari 1857. Beliau kemudian dikenal sebagai Bapak Kepanduan Dunia, dengan sering disebut namanya sebagai Lord Baden-Powell.

Ia merupakan tentara Angkatan Darat Inggris dan juga seorang penulis. Bukunya mengenai kepanduan sangat terkenal, yaitu Scouting for Boys: A Handbook for Instruction in Good Citizenship, terbit pertama di Inggris pada 24 Januari tahun 1908.

Scouting for Boys adalah hasil dari penulisan ulang buku scouting untuk tentara, Aids to Scouting (karya Baden-Powell tahun 1899), yang ditulis kembali untuk aktivitas anak-anak muda. Isinya diperkaya dengan pengalaman Baden-Powell sendiri dalam bidang ketentaraan dan kepanduan.

Selamat hari Baden-Powell, Scout Founder’s Day..! (ILMIE)

Posted in: Serba Serbi