BrebesNews.Co 2 February 2015 Read More →

Jembatan Cihaur di Bantarkawung Ambruk, Ekonomi Ratusan Warga Lumpuh

2feb. Jembatan Cihaur di dukuh Cimerak lama desa Cibentang  kec Bantarkawung yang anjlok menjadi tontonan warga

Jembatan Cihaur di dukuh Cimerak lama desa Cibentang kec Bantarkawung yang anjlok menjadi tontonan warga

BREBESNEWS.CO – Sebanyak ratusan warga di dukuh Pentas Kidul Desa Cibentang Kecamatan Bantarkawung, kini terisolir setelah jembatan Cihaur mengalami patah dan anjlok sedalam 1 meter.

Jembatan itu merupakan satu-satunya akses menuju pusat pemerintahan desa dan kecamatan Bantarkawung.

Demikian dikatakan Kepala desa Cibentang, Nafsin SP kepada BREBESNEWS.CO, Senin (2/2/2015) saat ditemui di lokasi.

Menurut Kades Nafsin, patahnya jembatan Cihaur yang memiliki panjang 12 meter dengan lebar 2,5 meter ini lantaran tiang penyangga tengah mengalami amblas sedalam 1 meter saat banjir bandang menerjang pada Minggu kemarin (1/2/2015) sore.

“Pada hari itu intensitas hujan cukup tinggi dan berlangsung lama, sehingga membuat aliran sungai Cihaur meningkat dan menggerus bagian bawah tiang penyangga tengah jembatan.

Alhasil tiang penyangga tengah amblas sedalam 1 meter dan membuat jembatan itu patah,” ujar Nafsin.

Menurut Nafsin jembatan Cihaur yang ambruk merupakan akses penghubung antara dukuh Cimerak Lama dengan Pentas Kidul dan juga sebagai jalur ekonomi warga.

Dengan putusnya jembatan tersebut, membuat aktivitas perekonomian warga menjadi lumpuh karena semua kendaraan baik roda empat maupun roda dua tidak dapat melintas.

“Mereka yang mayoritas petani dan pedagang itu, terpaksa memanggul barang mereka menyusuri jembatan yang menekuk jika hendak membawa hasil pertanian ataupun dagangannya untuk dijual ke pasar,” tutur Nafsin.

Warga berharap pemerintah kabupaten Brebes segera melakukan langkah tanggap darurat mengingat jembatan tersebut merupakan akses satu-satunya bagi masyarakat sekitar. (DHANI-Bumiayu)

Posted in: Serba Serbi