BrebesNews.Co 26 February 2015 Read More →

Lagi, Lintasan KA Tak Berpalangpintu di Kluwut Makan Korban Tewas

FB_IMG_1424844704903_resized(1)

Suasana saat terjadinya insiden tertabraknya warga Kluwut atas nama Taroni di perlintasan KA tak berpalang pintu

BREBESNEWS.CO – Seorang warga Dukuh Karangjaya Desa Kluwut Kecamatan Bulakamba tewas seketika tertabrak Kereta Api, setelah hendak menyebrangi lintasan kereta api tanpa palang pintu, kompleks pasar Krembeng Kluwut, Rabu kemarin (25/2/2015).

Korban tewas bernama Taroni bin Fatoni (35 tahun), yang memiliki seorang istri dan anak yang berusia 4 tahun.

Kejadian berawal pada pukul 10.00 WIB. Dari rumah orangtuanya dia naik sepeda motor ke arah utara. Pas mau menyebrang jalan karena tidak ada palang pintu, Taroni langsung saja menyebrang saja.

Tak dinyana kemudian ada kereta api dari arah barat ke timur, langsung menabrak sepeda motornya, sehingga ia terpental 10 meter. Korban langsung tewas di tempat kejadian.

“Polisi datang ke lokasi kejadian 30 menit setelah kejadian untuk olah TKP,” ujar Rofii sahabat Taroni.

Rofii juga menjelaskan sebelum meninggal tidak ada firasat apapun, karena 1 jam sebelum meninggalnya korban, ia berdiskusi untuk menyiapkan perlengkapan untuk berlayar.

“Ternyata gusti Allah berkehendak lain, Taroni sudah mendahului untuk menghadap yang kuasa,” terangnya.

Hari itu juga, menurut Rofii, korban tewas Taroni dimakamkan di pemakaman umum Desa Kluwut.

Sebelumnya, masih di bulan Februari, tepatnya Kamis tanggal 5, Februari 2015, seorang anak sekolah di Dukuh Sindang Jaya RW 09 Desa Kluwut Kecamatan Bulakamba tewas tersambar kereta api.

Korban bernama Iis binti Mudi siswa kelas 6 SD dan meninggal di tempat kejadian saat berangkat sekolah di perlintasan rel kereta api tak berpalangpintu kompleks pasar Krembeng Kluwut tersebut.

Kejadian Lintasan kereta api tanpa palang pintu yang memakan korban untuk kali kedua ternyata belum di respon Pemkab Brebes atas peristiwa sebelumnya. (HENDRIK)

Posted in: Serba Serbi