BrebesNews.Co 16 February 2015 Read More →

Mak Nyus-nya Jahe Alang-alang Ibu Waiti Rengaspendawa

20150216_135004_resized

Warung jahe alang-alang ibu Waiti di pertigaan Desa Rengapendawa Kecamatan Larangan

BREBESNEWS.CO – Saat anda bepergian ke Brebes dan melewati Jalur Brebes Tengah dari arah Sitanggal menuju Jatibarang, atau dari jalan Desa Pebatan hingga selatan persis pertigaan Desa Rengaspendawa Kecamatan Larangan singgahlah di Wedang Jahe Alang-alang ibu Waiti. Anda pasti akan merasakan sensasi rasa minumannya yang mak nyus, dengan suguhan jagung bakarnya.

“Jahe bercampur alang-alang, susu beserta gula merah, tadinya hanya coba-coba di jual, namun setelah banyak orang yang merasakan ternyata ketagihan dan katanya menambah stamina dan kesehatan tubuh,” tutur ibu Waiti, sang penjual jahe alang-alang.

Meski usianya sudah menginjak 59 tahun, namun ibu Waiti masih berjualan minuman Jahe alang-alang dengan campuran susu dan gula merah ini yang dimulainya sejak tahun 1995. Tempat pondok jahe alang-alang ibu Waisti tepat sebelah pintu air yg dibangun oleh belanda, pertigaan jalan ke utara menuju jagalempeni, ke barat menuju Sitanggal.

Warungnya sebenarnya kecil, ber atap genting dengan bilik berupa gribik. Namun meski terlihat sederhana tapi tetap terlihat asri, dan bila masuk terasa nyaman. Dan yang khas lagi dari ibu Waiti yakni dalam memasak air yang mendidih di campur ramuan khas menggunakan bahan arang sebagai bahan bakar pemanasnya.

Tarif 1 gelas jahe alang-alang plus susu di patok seharga 5.000 rupiah dan untuk 1 jagung bakar teman sajian wedang jahe, seharga 1.500 rupiah.

Sehari, kata Waiti rata-rata dapat menghabiskan 1/2 kwintal jagung bakar, dan 100 gelas jahe susu, usahanya setiap hari tidak pernah libur, di buka mulai jam 09.00 WIB dan tutup 17.00 WIB atau jam 5 sore.

Rumono Aswad asli Pasarbatang Kecamatan Brebes yang mengaku pelanggan tetap, menuturkan rasa hahe buatan ibu Waiti memang berbeda dengan kuliner jahe susu lainnya. Jahe merah dan jahe biasa yang disajikan ibu Waiti di bebeh dulu. Selanjutnya setelah sudah tertuang dalam gelas, saat diseduh rasanya begitu max jos, max nyus tiada duanya.

“Menurut saya, minuman ini layak utk di konsumsi, bisa byar pet, dan memberikan stamina badan terasa sawweger,” ujarnya di sela-sela menikmati jahe susu buatan ibu Waiti ini, Senin siang (16/2/2015).

Cara Penyajian Jahe

Jahe merah dan jahe local dicampur lalu di bebeh/ditumbuk sampai agak halus, kemudian di masukkan ke gelas, bersama alang-alang lalu ambil gula merah secukupnya dengan susu. Selanjutnya tuangkan air putih panas mendidih yang didalamnya dicampur ramuan khusus, lalu di tuangkan di gelas, setelah itu silahkan di nikmati sensasi minuman yang telah diseduh.

Ibu Waiti menuturkan jahe gula merah merupakan minuman nikmat berbahan utama jahe dan gula merah. Minuman ini sangat cocok jika dikonsumsi dikala cuaca yang sedang dingin.

Resep wedang jahe gula merah ini, mudah sekali untuk dipraktekkan dan dibuat. Jika ingin mencoba membuat wedang jahe gula merah ini, Pertama, masaklah air sampai mendidih, Lalu masukkan bahan-bahan seperti jahe, daun pandan, serai dan juga garam. Gunakan api yang kecil saja ketika memasaknya.

Setelah beberapa saat, masukkan gula merah dan aduk-aduk biar rata. Masaklah terus hingga benar-benar mendidih dan gula merah yang kita masukkan tadi telah larut sempurna. Setelah itu angkat saja dan saring saja air jahenya. Sajikan selagi hangat dan wedang jahenya siap untuk dinikmati. (HENDRIK)

Posted in: Kuliner