BrebesNews.Co 9 February 2015 Read More →

Operasi Preman di Larangan, 7 Orang Diamankan

Preman 12

Para preman dengan tidak gunakan baju beserta sampingnya diamankan Polsek Larangan Brebes usai di razia

BREBESNEWS.CO – Jajaran Unit Reskrim Polsek Larangan, Polres Brebes berhasil mengamankan tujuh orang pelaku premanisme yang beroperasi di wilayah hukum setempat.

Dari 7 pelaku yang diamankan, 2 orang diproses hukum lebih lanjut karena terindikasi melakukan tindak pidana, hingga diserahkan ke Polres Brebes. Sementara lima pelaku premanisme lainnya setelah diperiksa dilakukan pembinaan.

“Dua pelaku premanisme yang diproses dan dibawa ke Polres Brebes untuk ditindaklanjuti kasusnya yakni atas nama Edi Nusroni dan Tarsono alias Kipli. Keduanya kita proses lebih lanjut karena sebagai dalang pengroyokan yang hampir saja memicu kerusuhan antar dua desa,” kata Kapolsek Larangan AKP Sapari melalui Kanit Reskrim Ipda Triyatno saat dihubungi, via seluler Senin (9/2/2015).

Dikatakan, kedua pelaku ini juga mengkonsumsi minuman keras (miras) pada saat melakukan pengroyokan terhadap seorang warga yang buntutnya hampir saja terjadi tawuran antara dua desa.

Triyatno menambahkan, untuk lima pelaku yang masih dalam proses pembinaan di Polsek Larangan yakni Widodo Yulianto (16) warga Kedung bokor RT 04/01, Larangan dan Wahyu Eko Widodo warga Desa Sitanggal RT 04 RW 01.

Sementara pelaku lainnya yaitu Damin (35) warga Dusun Pamulihan RT 10 RW 04, Kecamatan Larangan dan Warsito (30) warga Desa Kalenpandan RT 07 RW 13 Dusun Pamulihan serta Rusnoto (30) juga warga Kalenpandan.

“Dari para pelaku yang berhasil diamankan, kami berhasil menyita barang bukti berupa miras jenis brangkal dalam ukuran botol plastik dan dua dirijen ukuran masing-masing 20 liter,”tegasnya.

Triyatno menandaskan, sesuai dengan perintah pimpinan pihaknya terus melakukan operasi preman di wilayah hukum Polsek Larangan.

“Melalui operasi preman ini diharapkan wilayah hukum Polsek Larangan bisa kondusif. Sehingga, masyarakat di sini bisa menjalankan aktifitasnya sehari-hari dengan tenang,” pungkas Triyatno. (HENDRIK)

Posted in: Kriminal