BrebesNews.Co 5 February 2015 Read More →

Salem Didera Bencana Banjir dan Tanah Longsor

o

Camat Salem, Urip Rosidik

BREBESNEWS.CO – Ada puluhan hektar sawah warga di desa Gunungsugih kecamatan Salem terendam banjir setinggi 2 meter yang berasal dari luapan banjir sungai Ciparai. Akibat terendamnya puluhan hektar sawah tersebut, dipastikan para petani harus memulai lagi dari awal untuk tanaman mereka.

Demikian dikatakan Kades Gunung Sugih, Durotunasihin kepada wartawan, Kamis (5/2/2015) siang.

Kades Gunung sugih menyatakan, kondisi seperti ini kerap terjadi setiap tahun, manakala musim hujan tiba. Hal ini lantaran debit air sungai Ciparai sering meluap jika intensitas hujan meningkat, sehingga memicu jebolnya bronjong penahan disepanjang bantaran sungai Ciparai, dan mengakibatkan arusnya meluap dan menggenangi sawah warga.

“Untuk sementara kami prediksikan luasan sawah yang tergenang banjir antara 20 – 30 hektar , dengan panjang lebih dari 1 kilometer dan lebar banjir antara 100-200 meter,” ujarnya.

Untuk daerah yang sawahnya tergenangi banjir, ujar Durotunasihin yakni Dukuh Legokngenang, Cikondang dan Kampung Sugih.

Bahkan pada tahun-tahun sebelumnya ada areal pesawahan yang hampir panen tetapi terpaksa gagal, lantaran tanaman padi yang hampir menguning itu tergenanggi banjir.

” Jika berbicara kerugian saat ini kami belum bisa memastikan berapa besarannya, namun taksiran kami sekitar puluhun juta rupiah. untuk itu kami telah melaporkan kejadian ini ke Bupati melalui kantor Kecamatan Salem,” tandasnya.

Bencana Longsor

Camat Salem, Urip Rosidiq SIP membenarkan adanya bencana banjir di wilayah kerjanya. Selama sepekan terakhir ini telah terjadi 4 bencana alam di wilayah Kecamatan Salem.

Ke-4 Bencana longsor tersebut, antaranya di Desa Bentar, tebing setinggi 25 meter mengalami longsor sepanjang 60 meter hingga menutupi jalan kabupaten.

Di desa Banjaran juga terjadi longsor pada tebing setinggi 10 meter yang mengancam rumah milik warga Rt 04/03 Dukuh Kantung Desa Banjaran, kemudian di Desa Tembong Raja juga ada rumah warga yang jebol karena tertimpa tanah longsoran tebing.

“Sejauh ini kami telah melakaukan pendataan dan telah melaporkan semua kejadian ini ke pemerintah kabupaten Brebes, guna mendapatkan penanganan secepatnya,” ujar Urip.

(DHANI – Bumiayu)

Posted in: Serba Serbi