BrebesNews.Co 7 February 2015 Read More →

Saluran Rusak, 100 Ha Sawah Produktif di Desa Pebatan Terendam Air

cvcv

Rumono Aswad dari tim lodod Celoteh Brebes Membangun (CBM) menunjukan hamparan sawah di Desa Pebatan Kecamatan Wanasari yang terendam air akibat drainase atau saluran irigasi yang rusak

BREBESNEWS.CO -Hujan yang mengguyur Jumat malam (6/2/2015) di Wilayah Brebes menyebabkan 100 Ha lahan produktif Desa Pebatan Kecamatan Wanasari sebelah Selatan RS Bhakti Asih dipastikan gagal panen. kejadian ini nyaris menimpa tiap tahunnya, dengan penyebab utama adalah drainase atau saluran airnya yang rusak.

Kejadian yang menimpa petani Pebatan tiap tahun ini menjadi keprihatinan tim lodod Celoteh Brebes Membangun (CBM) saat meninjau lokasi untuk melihat langsung di persawahan yang mengalami kebanjiran tersebut, Sabtu pagi (7/2/2015).

Eko Dhardirdjo pengurus KPMDB Jakarta yang ikut serta dengan tim lodod CBM mengatakan Pemkab Brebes seharusnya cepat respon terhadap peristiwa yang terjadi di masyarakat.Seperti lahan pertanian warga yang terendam bila musim hujan tiba, yang mengakibatkan petani gagal panen.

”Pemerintah mestinya meninjau dan memperhatikan saluran air pembuangan atau perlu di hidupkan lagi saluran airnya, atau bisa memilih alternatif membuat saluran baru ke arah timur menuju sungai sodetan kalipemali agar tidak terjadi lahan banjir kembali,” tuturnya.

Berdasarkan informasi dilapangan, setiap tahun jika hujan besar, sawah Pebatan ini mesti banjir.

“Dulu sudah ada sodetan menuju ke utara, saluran pembuangan di kompleks sawah ini jelek sekali dan memang mampet, sampai sekarang belum ada dukungan drainase dari pemda,” ujar H.Sugiarto tokoh petani setempat.

Padahal, tambah H. Sugiarto, persawahan ini adalah lahan hijau, namun saat musim kemarau lahan kering tidak bisa di tanam karena sumber mata airnya pun tidak ada.

“Petani sudah menanam 2 kali saat musim hujan, bulan kemarin banjir, sudah ditanam banjir lagi, hingga menjadikan petani gagal panen,” ujar H.Sugiarto.

Rumono Aswad selaku ketua tim lodod CBM menuturkan akan segera menyampaikan ke pemkab untuk memprioritaskan nasib petani yang gagal panen ini, karena sudah 2 kali gagal panen atau puso.

” Pemkab Brebes jangan cuma menonton saja, mohon untuk tahun 2016 bisa masuk dalam skala prioritas,” harap Rumono. (HENDRIK)