BrebesNews.Co 6 February 2015 Read More →

Sering Makan Korban, Pemkab Harus Sikapi Rel Tak Berpalangpintu di Kluwut

xcxc

Anggota DPRD Wamadiharjo dan Rumono Aswad dari Facebooker Celoteh Brebes Membangun (CBM) saat meninjau rel KA yg sering makan korban di Desa Kluwut

BREBESNEWS.CO -Peristiwa tertabraknya anak sekolah di Dukuh Sindang Jaya RW 09 Desa Kluwut Kecamatan Bulakamba mendapat perhatian langsung dari Group Facebooker Celoteh Brebes Membangun (CBM).

Korban bernama Iis binti Mudi siswa kelas 6 SD pada hari Kamis lalu (5/2/ 2015) dan meninggal di tempat kejadian saat berangkat sekolah di perlintasan rel kereta api tak berpalangpintu kompleks pasar Krembeng Kluwut.

Watri (19) salah satu warga Dukuh Sindangjaya membenarkan bahwa ada salah satu warga Iis yang meninggal saat mau menyebrang rel kereta api. Menurut ny kejadian ini sebenarnya kejadian rutin kok mas, tiap tahun ada kejadian meninggal akibat Kereta Api, sehingga perlu mendapat penanganan.

Ahmad Rofii salah satu warga Kluwut kepada BREBESNEWS.CO, Jumat (6/2/2015) menuturkan, lalu lintas penyebrangan ini sangat padat dari jam 06.00 – 07.30 WIB. Sedikitnya ada 2.500 penduduk yang bermukim di dukuh Karangjaya Kluwut yang bolak-balik melintasi perlintasan kereta api ini.

“Jika ini dibiarkan berarti keselamatan jalur transportasi menjadi masalah, mestinya Bupati atau pihak DAOP 3 Cirebon menindaklanjutinya,” tukas Ahmad Rafii.

Sementara Wamandiharjo selaku anggota Komisi 3 DPRD menuturkan apresiasi pada Group ini yang mau peduli dan turun langsung di lokasi.

“Kami berharap pemerintah kabupaten perlu meninjau keberadaan palang pintu, dan berkoordinasi dengan daop 3 karena lalulintas penyebrangan sangat padat, secara keamanan dan keselamatan jauh dari standar, mestinya ada palang pintu secara manual atau bisa juga permanen.

Ia juga melihat secara langsung di lokasi ternyata kondisi penyebrangan jembatan kali kluwut sebelah selatan yang dibangun oleh pihak PT. KAI kurang aman. Posisi jembatan yang dibuat tdk sampai ke tepi, masih dimungkinkan orang menyebrang terpelosok, dan juga beberapa nampak baut mur lepas dan hilang di 2 jembatan tersebut.

Rumono Aswad selaku ketua tim reaksi cepat CBM juga memberikan saran mestinya Pihak Daop 3 Cirebon membuat tambahan jembatan penyebrangan sebelah utara karena tingkat kepadatan di 2 dukuh ini sangat padat. (HENDRIK)

Posted in: Serba Serbi