BrebesNews.Co 6 March 2015 Read More →

Buat Buku, Anggota KY Taufiqurohman Sahuri Gali Kenangan Masa Kecilnya di Brebes

KY nostalgia2

Anggota KY Taufiqurrohman Syahuri (tengah) saat berada di loteng gapura masuk pendopo Kabupaten Brebes bersama bupati Idza Priyanti dan suami Kompol Warsidin

BREBESNEWS.CO – Anggota Komisi Yudisial (KY) Republik Indonesia Dr. Taufiqurrahman Syahuri, SH, MH putra daerah Brebes kelahiran Desa Pebatan Kecamatan Wanasari ini begitu terkesan dengan masa kecilnya.

Banyak tempat bersejarah sewaktu kecil masih dengan jelas diingat karena lingkungan yang masih belum banyak berubah.
Semasa kecilnya, Taufiqurrahman layaknya anak-anak pada umumnya. Pagi menuntut ilmu di Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah Brebes dan siang harinya di Madrasah Diniyah Ikhsaniyah.

Tempat tinggalnya yang tidak jauh dari Pendopo Brebes yang dibatasi sungai Pemali ini membuat dirinya sering bermain di lingkungan alun-alun dan pendopo ketika bersekolah.

Ada salah satu tempat yang sangat berkesan baginya. Dimana ia pernah berada di diatasnya. Waktu itu anak-anak Brebes menyebutnya loteng. .

Yaitu bangunan bersejarah yang kini telah mengalami renovasi itu adalah regol atau pintu gerbang pendopo.

“Saya dan teman-teman menyebutnya loteng” tuturnya ketika diatas loteng ditemani bersama Bupati Brebes Hj. Idza Priyanti, SE beserta suami dan rombongan dari KY, Rabu kemarin (4/3/2015).

Wajah Taufik tampak sumrigah mengenang masa kecilnya bermain di sekitar pendopo. Sesekali menjatuhkan pandangan pada sudut pendopo dan alun-alun begitu lama.

Bersama-sama temannya, ia sering naik ke atasnya untuk melihat sekitar alun-alun. Loteng juga untuk tempat televisi yang bisa disaksikan oleh masyarakat umum. Tidak sembarang orang bisa naik diatas loteng pendopo pada masa itu.

Tempat berkesan lainnya lainhya adalah Pendopo. Sewaktu masih pelajar, ia mencoba menggali bakat dengan mengikuti lomba menyanyi. Keikutsertaannya dalam lomba menyanyi itu mendapat tentangan dari keluarga.

Ia merupakan anak dari seorang tokoh agama di Brebes Kyai Haji Syahuri (Pebatan-red) dan menyanyi adalah hal yang asing bagi keluarganya. Terlebih ia menjadi juaranya.

Semasa kecil ia hanya mendengar cerita rakyat Jaka Poleng dari mulut ke mulut. Belum sekali pun ia tahu dimana keberadaan tempat yang disebut peninggalan Jaka Poleng. Pada kunjungan nostalgia ini, bersama sang Isteri Munawaroh Fatoni didampingi Bupati Idza beserta suami masuk ke kamar Jaka Poleng di dalam Pendopo Brebes. Ini adalah kunjungan pertamanya masuk ke kamar yang menjadi cerita rakyat Brebes.

Kedatangannya beserta tim dari KY Jakarta ini diawali dengan sarapan nasi lengko dan nasi adep-adep.

Tim KY datang ke pendopo dalam rangka menggali informasi tempat bersejarah semasa kecilnya Taufiqurrahman di Brebes dan juga mewawancarai Bupati Brebes mengenai sosok putra Brebes yang kini berkiprah di tingkat nasional ini untuk pembuatan buku biografi Taufiqurrahman Syahuri. (tim Humas Brebes)

Posted in: Serba Serbi