BrebesNews.Co 9 March 2015 Read More →

Dengan Biaya Swadaya, Paguyuban Cobra Grinting Adakan Aksi Bedah Rumah

20150309_091134_resized

Tursilah dengan rumahnya yang hendak di perbaiki oleh Paguyuban Cobra Grinting dengan dana Swadaya masyarakat

BREBESNEWS.CO – Masih banyaknya rumah tidak layak huni di lingkungan RW. 01 Desa Grinting, Kecamatan Bulakamba, membuat Paguyuban Cobra Grinting melakukan aksi sosial lewat program ‘ Bedah Rumah ‘. Penerima manfaat bedah rumah dari Paguyuban Cobra Grinting yakni rumah dihuni oleh pasangan suami istri Kadi dan Tursilah.

Pembongkaran serta pembangunan lagi dengan dana swadaya, aksi bedah rumah di saksikan langsung oleh Tim Lodod CBM dengan mengunjungi rumah yang di bongkar, Senin (9/3/2015).

Menurut ketua Paguyuban Cobra Grinting Cahyono (42) ide melakukan bedah rumah ini baru 7 hari yang lalu. Kami rapat dengan anggota paguyuban, dan pada hari Minggu kemarin disepakati untuk biaya tukang dan laden gratis, sedangkan untuk paguyuban yang akan mengusahakan materialnya.

“Dana bedah rumah ini memang swadaya murni. Sudah terkumpul 8,5 juta rupiah yang dihimpun dari warga Grinting yang berada di desa dan luar desa. Alhamdulilah di respon positif warga,” katanya.

Selain dana swadaya bedah rumah, Paguyuban Cobra juga menarik  iuran warga lewat jimpitan sehari Rp. 500,-. dengan keanggotaan paguyuban sebanyak 70 orang dari RW. 01.

“Kegiatan jimpitan yang terkumpul dipergunakan untuk santunan kematian senilai 300.000, penerangan jalan seperti membuat lampu jalan termasuk juga untuk santunan ketika warganya sakit dan bantuan sosial bagi ibu hamil yang mau melahirkan dengan kisaran 250.000-500.000,” jelas Cahyono.

Hal yang sama juga di sampaikan warga desa Grinting yang lain Wamadihardjo. Dia merasa prihatin dengan kondisi rumah yang di huni pasangan Kadi dan Tursilah.

“Kondisi bangunannya miring, lantai basah, tidak ada jendela, dan tidak ada tempat untuk melakukan BAB karena sementara ini numpang di tetangga,” ungkap Wamadiharjo yang juga sebagai anggota DPRD Brebes Fraksi PKS ini.

Sementara itu salah satu tukang bangunan Mahbub menuturkan, dulu ibu Tursilah pernah dapat dari program bedah rumah dari pemerintah pada tahun 2013. Namun yang didapat hanya pasir 2 dam, semen 10 sak serta genteng 1. 900, sehingga kesannya kurang maksimal, dan untuk bayar tukang saja tidak mampu.

Dengan adanya bantuan dari warga desanya, Tursilah (45) pemilik rumah merasa terharu dan mengucapkan terima kasih kepada Paguyuban Cobra dan sumbangan masyarakat lainnya, sehingga rumah yang dihuni nantinya bisa layak untuk di tempati.

“Saya hanya bisa berdoa semoga amal jariyah yang diberikannya di ganti Allah SWT, ” tutur Tursilah dg terharu sambil mencucurkan air matanya. (HENDRIK)

Posted in: Sosial