BrebesNews.Co 5 March 2015 Read More →

Geger di Bumiayu (!) Pohon Tumbang Akibat Puting Beliung Berdiri Kembali

Warga yang penasaran ingin melihat dari dekat pohon Gempol  yang sudah tumbang tapi tiba-tiba berdiri lagi

Warga bergerombol penasaran melihat pohon Gempol di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jatisawit Bumiayu yang berdiri lagi setelah sempat tumbang akibat angin puting beliung

BREBESNEWS.CO -Pohon Gempol yang tumbuh didalam areal tempat pemakaman umum (TPU) Desa Jatisawit Kecamatan Bumiayu, yang tumbang akibat terjangan angin puting beliung beberapa hari lalu, tiba-tiba berdiri tegak lagi hingga menggegerkan masyarakat Brebes Selatan, Kamis pagi (5/3/15).

Kabar tentang berdirinya lagi pohon yang telah tumbang tersebut spontan saja membuat masyarakat menjadi penasaran dan berbondong-bondong datang untuk melihat Fenomena alam yang aneh itu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dilapangan menyebutkan, fenomena tersebut kali pertama di ketahui oleh Daipah (60) warga RT 01/03 desa Jatisawit yang kesehariannya mencari bunga kamboja di areal TPU.

“Seperti biasa setiap pagi saya pergi ke makam untuk mencari bunga kamboja dan pada hari sebelumnya pohon yang tumbang itu tengah di potong dengan gergaji mesin, tetapi pagi tadi saya kaget melihat pohon yang tinggal 5 meter itu sudah berdiri lagi,” ujar Daipah.

Hal senada juga diakui oleh Sulemi (45) salah seorang perangkat desa Jatisawit, dimana pada pagi itu dirinya hendak menganti kayu nisan almarhum bapaknya dengan batu nisan yang telah ditulis.

Dirinya sempat terkaget saat mengetahui pohon Gempol yang telah tumbang pada akhir februari 2015 lalu itu sudah berdiri tegak lagi.

Akibat geger pohon tumbang yang dapat tegak kembali itulah menjadikan warga sekitar menyemut menyaksikan fenomena aneh itu. Bahkan yang membuat geli adanya celotehan beberapa orang dilokasi itu yang berucap kali aja ada batu mulianya yang bagus buat batu cincin.

Terpisah Kades Jatisawit, Sukarto menyimpulkan bahwa fenomena alam yang dianggap unik oleh masyarakat itu merupakan akibat gaya gratifikasi bumi. Kejadian aneh tersebut lantaran akar tunggang yang masih didalam bumi itu telah mendapatkan nutrisi setelah beberapa hari ini mendapatkan hujan. Akibatnya tekanan akar yang kuat itu mampu membuat pohon yang tumbang itu bisa kembali berdiri.

“Kemaren-kemaren itu kan pohon itu masih ada dahan, ranting serta batang yang panjang, tetapi setelah pohon itu dipotong-potong membuat akarnya kuat mengangkat sisa pohon tersebut hingga sekarang ini,” terang Kades.
(DHANI_Buniayu)

Posted in: Serba Serbi