BrebesNews.Co 11 March 2015 Read More →

Idza Priyanti : Pelajar Tak Perlu Galau Terjun ke Politik

peran politik pelajar2

Idza Priyanti memeberi salam kepada para pelajar yang mengikuti pelatihan wawasan kebangsaan soal politik di Gedung Korpri

BREBESNEWS.CO -Banyak orang mengatakan kalau dunia politik itu kotor, padahal tidak karena bisa dijadikan lahan pengabdian kepada bangsa dan Negara serta daerah. Menjadi politikus yang bersih, akan membawa kebaikan dunia akherat dan pelajar tidak perlu galau bila terjun ke politik.

“Gak perlu galau berpolitik, siapa tahu kalian besok akan menjadi wakil rakyat, bupati, gubernur bahkan Presiden,” demikian disampaikan Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE saat menyampaikan pidato pengarahan pada peningkatan peran politik bagi pelajar SMA/MA/SMK se Brebes utara, di Gedung Korpri Brebes, Rabu (11/3/2015).

Idza sangat berharap para pelajar bisa belajar politik sejak dini. Sehingga ketika terjun ke masyarakat bisa berpolitik secara santun dan mengutamakan rakyat.

Sebagai pemilih pemula, lanjut Idza, juga merupakan hal yang sangat berharga bagi pelajar. Karena pengalaman pertama akan menentukan keberhasilan suatu daerah atau bangsa. “Jangan sia-siakan pengalaman karena merupakan guru yang paling baik,” terangnya.

Bupati juga memberi support kepada sekitar 200 siswa tentang pentingnya menempuh pendidikan. Untuk itu perlu dilandasi semangat belajar, berjuang dan bertakwa. “Jangan sampai anak-anakku ini putus asa dalam belajar, tamatkan minimal sampai SMA, SMK atau SMA,” kata Idza.

Kalaupun tidak ada biaya, sambungnya, pemerintah Kabupaten Brebes telah memprogramkan Kartu Brebes Cerdas. Siapapun yang mengalami kesulitan biaya sekolah diajukan ke Dinas Pendidikan untuk mendapatkan Kartu Brebes Cerdas sehingga bisa menjadi solusi dalam menempuh pendidikan selanjutnya.

Ada 30 prosen pemilih pemula

Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Joko Haryanto SH menjelaskan, digelarnya acara tersebut untuk member wawasan kepada para pelajar untuk melek politik. Diperkirakan ada sekitar 30 persen pemilih pemula di Brebes.

“Dengan acara seperti ini dipandang perlu bisa meningkatkan wawasan kebangsaan dan politiknya sebagai bekal bermasyarakat terutama generasi muda pelajar agar nantinya tidak menjadi golput, alias masyarakat yang masa bodoh dengan politik,” ujar Joko.

Dijelaskannya Kabupaten Brebes diperkirakan akan mempunyai hajat besar berupa pemilu kepala daerah secara serentak pada tahap kedua, yaitu sekitar bulan Februari 2017. Penataan wawasan politik kepada generasi muda terutama pelajar, perlu dilakukan sebagai pembekalan perilaku bijak dalam berpolitik sejak dini. (ILMIE)

Posted in: Pendidikan