BrebesNews.Co 18 March 2015 Read More →

Ngasa di Jalawastu, 3 Warga Brebes Dianugerahi Tokoh Adat

kampung budaya jalawastu1

Prosesi upacara Ngasa Jalawastu Desa Ciusereh Ketanggungan dilaksanakan Selasa Kliwon pagi (17/3/2015)

BREBESNEWS.CO – Tradisi Ngasa yang rutin dilaksanakan masyarakat Dukuh Jalawastu Desa Ciseureuh Kecamatan Ketanggungan, memiliki keunikan tersendiri. Selain upacara adatnya, juga kesenian tradisional yang masih dijaga oleh masyarakatnya.

Keunikan budaya ini mendapat perhatian yang serius dari Pemerintah Kabupaten Brebes untuk menjadikan Dukuh Jalawastu menjadi kampung budaya.

Hal ini mendapat respon yang positif dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah dengan mengikuti secara langsung prosesi upacara adat Ngasa ini.

Upacara adat Ngasa yang jatuh pada Selasa Kliwon, (17/3/2015) ini merupakan bentuk syukur warga kepada sang Maha Pencipta Allah SWT atas segala karunia rahmat taufik dan hidayah-Nya dengan bersedekah nasi jagung dan hidangan lain yang berasal dari lingkungan sendiri.

Bupati Brebes Idza Priyanti beserta suami dan Kepala SKPD di lingkungan Pemkab Brebes mengikuti upacara adat Ngasa ini. Ada yang berbeda dengan pelaksanaan tradisi yang digelar tiap Selasa Kliwon Mangsa Kasanga seperti tahun-tahun berikutnya.

Pada pelaksanaan upacara adat Ngasa tahun 2015 ini beragam kesenian tradisional yang berkembang di dukuh Jalawastu ditampilkan dan menjadi acara hiburan setelah pelaksanaan upacara adat. Acarapun berlanjut dengan Pengukuhan Tokoh Adat Kehormatan yang diberikan kepada seseorang yang telah membantu mengembangkan budaya Ngasa. Pada upacara tahun ini diberikan kepada Drs. Atmo Tan Sidik, (Budayawan Pantura) Widjanarto, S.Pd (Pemerhati Sejarah Brebes) dan ibu Titik.

atmo tokoh kehormatan jalawastu

Atmo Tan Sidik (kiri) yang mendapat Tokoh Adat Kehormatan Jalawastu

Dari mulai perang Dayung, tarian selamat datang, angklung, rotan gila, tari tumbuk gabah, nini cowong, dan lain sebagainya menjadi hiburan bagi tamu yang datang.

Menurut Pemangku Adat setempat, Dastam, warga Dukuh Jalaswatu sangat mendukung dicanangkannya kampung budaya di dukuh mereka. Selain upacara adat unik yang masih dipegang teguh masyarakat, pemandangan alam yang indah dengan air terjun Rambu Kasang dan Cipanas dapat dijadikan paket wisata yang menjanjikan.

“Kami sangat berharap rencana Dukuh Jalawastu menjadi Kampung Budaya menjadi kenyataan. Insha Allah warga sudah siap dengan kedatangan tamu wisatawan budaya yang ingin melihat dan mengikut tradisi Ngasa”, terang Dastam dalam rembug kampung bersama Bupati Idza dan Komunitas Media Sosial Brebes Aja Klalen.

Bupati Brebes akan mendukung Kampung Budaya Jalawastu dengan membangun dan memperbaiki insfrastrukutur jalan dari Ketanggungan menuju Jalawastu pada tahun ini.

“Untuk lebih mengenalkan tradisi Ngasa ke kahalayak ramai, bulan Mei mendatang akan dipentaskan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta”, kata Bupati.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah juga akan membantu mengusulkan Dukuh Jalawastu menjadi Kampung Budaya ke pemerintah pusat.

Selama tiga hari, warga adat Jalawastu mendapat pengobatan gratis dari komunitas Brebes Aja Klalen.
Tidak ketinggalan, fenomena batu akik pun merambah ke Dukuh Jalawastu dan menjadikan sebagai batu akik yang terbaik dan asli yang berasal dari alam Jalawastu. (AFiF.A).

Posted in: Serba Serbi