BrebesNews.Co 5 April 2015 Read More →

20 Tahun Lebih Kabupaten Brebes Tak Punyai Bumi Perkemahan

lomba kwartir (1)

Lomba Kwartir Jateng Tengah berkunjung dan menilai keberadaan Kwarcab Brebes

BREBESNEWS.CO – Lebih dari 20 tahun, Kwartir Cabang (Kwarcab) 11.29 Brebes tidak memiliki Bumi Perkemahan. Pasalanya, Bumi Perkemahan yang ada di Waduk Malahayu Kecamatan Banjarharjo, terdapat kesalahan administrative antara pihak Perhutani, Pariwisata dan Kwarcab serta pihak terkait lainnya.

Kesalahan administarsi berdampak pada salah kelola, yang berakibat kerusakan semua bangunan dan asset serta penjarahan yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

“Kedepan, kami akan kembali membenahi Bumi Perkemahan Waduk Malahayu,” terang Ketua Kwarcab 11.29 Brebes H Emastoni Ezam SH MH saat menyampaikan sambutan selamat datang kepada Tim Penilai Lomba Tim Penilai Kwartir Jawa Tengah, di Sanggar Pramuka, Jalan Pramuka 29 Brebes, Minggu (5/4/2015).

Ketersediaan Bumi Perkemahan, merupakan point besar dalam penilaian lomba. Karena Bumi Perkemahan menjadi kawah candradimukanya pelatihan pramuka.

“Dengan adanya bumi perkemahan, maka aktivitas kegiatan pelatihan, kursus dan berbagai jenis perkemahan serta ketangkasan pramuka bisa digelar di situ. “Kita akan merevitalisasi kembali Bumi Perkemahan Brebes,” tandasnya.

Tekad Ketua Kwarcab Brebes mendapat apresiasi dari Ketua Tim Penilai Lomba Kwarcab Tingkat Jateng Drs Agus Widianto. Bahkan dia mendorong untuk mencari trobosan revitalisasi Bumi Perkemahan yang memang sangat penting dalam gerakan pramuka.

Menurut Agus, dalam lomba kwartir di setiap Kwarcab terlebih dahulu melakukan pelaporan dalam bentuk Portofolio kegiatan kwartir. Dari hasil portofolio kemudian tim terjun langsung untuk mendapatkan gambaran riil dari laporan yang telah dikirimkan tersebut.

“Bisa saja, laporan yang ada di portofolio lebih sedikit karena keterbatasan waktu menghimpun, seperti di Brebes adanya gerakan sewu perak dan revitalisasi bumi perkemahan menjadi penilaian tambahan tersendiri,” ungkapnya.

Pramuka bentu karakter bangsa

Kalah menang dalam Lomba Kwartir, lanjut Agus bukanlah tujuan utama. Karena hakekat penilaian dilakukan sebagai bentuk kewajiban Kwarda melakukan pembinaan kwartir se Jateng. Sehingga bisa dijadikan acuan pengambilan keputusan untuk pembinaan selanjutnya.

“Kami akan memotret kegiatan Kwarcab Brebes selama setahun dengan apa adanya,” kata Kak Agus.

Dia menegaskan bahwa Pramuka telah terbukti membentuk karakter peserta didiknya menjadi generasi yang berkualitas, cinta tanah air dan bangsa. Juga menjadikan anak-anak patuh pada ayah bundanya dan selalu taat beribadah.

“Maka menjadi kewajiban bersama untuk terus meningkatkan kegiatan pramuka guna mencetak generasi yang berkualitas,” tandasnya.

Selain Kak Agus, ikut mendampingi tim penilai yang lain yakni Drs Sigit DJoko utomo, Ir Agus Sutoro, Nugroho Andang Hapsoro SE. Mulyono SPd MPd, Meta Dyah Puspita C dan Heri Widayanto.

Mereka menilai bidang administrasi dan keuangan, bidang organisasi, bidang pembinaan generasi muda (bina muda), bidang pembinaan orang dewasa (Bina wasa) dan bidang Humas dan Pengabdian Masyarakat. (ILMIE)

Posted in: Serba Serbi