BrebesNews.Co 8 April 2015 Read More →

Kepala Puskesmas Sirampog Tekan AKI dan AKB dengan Sholawat

kepala Puskesmas Sirampog Imam Tauchid SKM

kepala Puskesmas Sirampog Imam Tauchid SKM

BREBESNEWS.CO – Berbagai cara dilakukan dalam upaya penyuluhan kesehatan yang unik dan menarik, guna menekan Angka Kematian Ibu dan Bayi (AKI-AKB).

Hal ini seperti yang dilakukan Kepala Puskesmas Sirampog Imam Tauchid, yakni dengan menyampaikan penyuluhan dengan melantunkan sholawat dan merubah materi yang disampaikan seperti sebuah tausiyah.

Upaya yang dilakukan Imam Tauchid ini memang bukan tak beralasan, dirinya berkeyakinan dengan budaya masyarakat kecamatan Sirampog yang agamis, terobosannya ini akan mampu diterima masyarakat dan materi yang disampaikanpun akan lebih di fahami, dimengerti serta dicerna dengan baik. Sehingga upaya menyambut Ibu bersalin selamat dan bayi sehat itu bisa terwujud.

Menurutnya, di Indonesia dalam satu tahun terjadi sekitar 20.000 kematian Ibu hamil, sementara di negara maju yang mempunyai jumlah penduduk yang sama hanya sekitar 250-500 kematian ibu.

Jadi dalam sehari diperkirakan terjadi 55 kasus AKI diseluruh Indonesia dan bila dibanding dengan Malaysia, AKI di Indonesia sekitar 13 kali lebih tinggi terjadi. Di Jawa Tengah pada tahun 2014 telah terjadi AKI sebanyak 711 kasus. Lalu di Kabupaten Brebes pada tahun 2013 terjadi 61 kasus dan tahun 2014 meningkat menjadi 73 kasus.

“Di kecamatan Sirampog untuk AKI pada tahun 2013 terjadi sekitar 2 kasus dan tahun 2014 hanya 1 kasus, Sehingga dengan adanya upaya penyuluhan melalui tausiyah dan sholawat nabi ini, diharapkan mampu menekan AKI dan AKB di kecamatan Sirampog pada khususnya,” ungkapnya kepada BREBESNEWS.CO, Rabu (8/4/2015).

Selain menyampaikan penyuluhan dengan tausiyah dan sholawat, pada kesempatan lain kepala puskesmas yang bukan dokter ini juga menyampaikannya dalam bentuk lagu.

“Hingga saat ini ia sudah membuat 10 lagu untuk penyuluhan, mulai dari tema kesehatan ibu dan anak, sanitasi, penghijauan dan aneka materi penyuluhan lainnnya,” ujar Imam.

Bukan hanya itu saja, Imam juga selalu menyempatkan diri menjenguk setiap para ibu hamil yang ada diwilayah tugasnya dan selalu menanyakan kondisi kandungan, sudah berapa kali-kah diperiksa dan berapakah usia kandungannnya.

“Hal tersebut perlu diingatkan, agar sang ibu bisa siap siaga dalam melahirkan bayinya,” tutup Imam. (DHANI_Bumiayu)

Posted in: Serba Serbi