BrebesNews.Co 20 April 2015 Read More →

Mantan Artis Yessy Gusman Berminat Pasarkan Batik Salem

yesi 1

Mantan artis 70-an Yessi Gusman (berkerudung) saat melihat motif batik Salem Brebes

BREBESNEWS.CO – Pemeran Ratna dalam Film Gita Cinta Dari SMA tahun 1970-an Yessi Gusman mengagumi batik Salem. Terbukti saat dihadiahi Batik Salem oleh Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Brebes Drs Atmo Tan Sidik dan Kepala MTs N Brebes Drs H Muh Muntoyo, dia terkesan. Menurutnya, Batik Salem memiliki keunikan dan genre tersendiri, coraknya juga khas dan tegas.

“Bagus banget, motif ini bagus banget, beda dengan batik-batik daerah lain,” puji Yessi saat menerima tamu dari Brebes di Hotel Ambara, Komplek Blok M, Jakarta, Sabtu (18/4/2015).

Dia berjanji akan langung menjahit hadiah batik tersebut dan bakal dipakai saat mengisi pembinaan minat baca di MTs N Model Brebes pada pertengahan Mei 2015 mendatang.

Yessy yang bernama asli Yasmine Yuliantina Yessy Gusman SH MBA kelahiran Jakarta, 21 Juli 1962 akan turut serta memasarkan batik Salem. Baru kali pertama mendapatkan, langsung jatuh cinta.

“Ini batik cantik, masyarakat Indonesia harus memiliki nih,” ungkapnya.

Yessy meraih gelar MBA ( Master bussines Art) dengan predikat cum laude di University of San Fransisco. Gelar MBA di Golden Gate University of San Fransisco; dan SH berpredikat cum laude di Fakultas Hukum Universitas Pancasila.

Nama Yessy mulai melejit lewat film Gita Cinta Dari SMA (1979) yang dibintanginya bersama Rano Karno. Yessy mulai terjun di dunia hiburan Indonesia sejak tahun 1974. Telah banyak film yang pernah dibintanginya, di antaranya Romi & Yuli, Puspa Indah Taman Hati, Buah Terlarang, Neraca Kasih, La Madrastra, La Viuda De Blanco, dan Tali Merah Perkawinan. Melalui film Usia 18 arahan Teguh Karya.

Yessy dinominasikan sebagai Aktris terbaik Festival Film Indonesia tahun 1981. Setelah industri perfilman nasional ‘pingsan’, sosok Yessy pun ikut menghilang.

Dirikan taman bacaan

Hampir dua puluh tahun tidak muncul di pentas hiburan, Yessy terlihat kembali dengan penampilan berbeda. Yessy Gusman seakan tak lepas dari kerudung panjang yang menutupi kepalanya. Yessy juga memfokuskan kegiatannya pada pendidikan anak.

Ia telah mendirikan 46 Taman Bacaan Anak (TBA) dan Sanggar Kreativitas Anak di bawah naungan Yayasan Bunda Yessy.

Sementara itu, penghargaan yang telah diperolehnya antara lain: penghargaan dari MIZAN atas kepedulian untuk mendukung penyediaan sarana Taman Bacaan bagi Anak-anak (3 Mei 2003) dan penghargaan dari Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Malik Fadjar atas prestasinya dalam meningkatkan minat baca masyarakat melalui Taman Bacaan Anak Yayasan Bunda Yessy (16 Desember 2003).

Bahkan di tengah kesibukannya, Yessy sempat menulis sebuah buku berjudul Menyemai Kasih: Suatu Perjalanan (2004) yang diterbitkan oleh penerbit Baraka (Mizan). Ia juga sempat bermain dalam sebuah sinetron bersama Rano Karno yang berjudul Kau Diatas Aku Dibawah yang ditayangkan oleh stasiun televisi Indosiar tahun 2001.

Batik Salem tembus pasar nasional

Atmo Tan Sidik menerangkan, saat ini batik Salem telah menembus pasar nasional. Batik Salem kini kaya akan motif diantaranya motif kopi pecah, mangga, merak, ukel kangkung, sinar rantai dan lain sebagainya.

Harganya pun kini bervariasi ada yang harga kualitas mahal, ada pula harga kualitas murah. Kini satu lagi motif dari batik salem yang menggambarkan produk unggulan kota Brebes.

Dalam satu helai kain bergambar bebek dan juga bawang merah, gambar bebek menunjukan penghasil telur asin, gambar bawang merah ,karena merupakan salah satu produk unggulan daerah brebes.

Motif tersebut sengaja diciptakan oleh seorang perajin batik Salem dari Desa Bentar Kecamatan Salem.dengan maksud memberi sumbangsih kepada daerah Brebes. Sementara pemakai motif ini adalah PNS di berbagai instansi di wilayah Brebes.

Dari berbagai motif batik Salem dalam kesempatan tersebut, Yessy mendapatkan hadiah batik Salem yang motif Waul, yang berisi tentang nasehat ulama jaman dahulu. (ILMIE)

Posted in: Serba Serbi