BrebesNews.Co 10 April 2015 Read More →

Perbaikan Pipa Air Bersih di Bantarwaru, Akan Gunakan Dana Pinjaman

Estu Susilo saat memaparkan program dari MP3KI di hadapan  hadirin

Estu Susilo saat memaparkan program dan laporan pertanggungjawaban dari MP3KI 2015 di Kantor Kecamatan Bantarkawung

BREBESNEWS.CO – Dari 13 program Masterplan Percepatan dan Perluasan Pengurangan Kemiskinan Indonesia (MP3KI) yang dilaksanakan di kecamatan Bantarkawung sejatinya adalah sukses. Namun karena faktor bencana alam tanah longsor yang terjadi bulan Februari lalu, mengakibatkan dua program mengalami kerusakan dan mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah.

“Kedua program yang mengalami kerusakan akibat benca alam yakni program irigasi petaunan kiri di desa Sindangwangi dan program pengadaan sarana air bersih Lebak Aul sepanjang 13 kilometer,” jelas Estu Susilo selaku Ketua TPK MP3KI Kecamatan Bantarkawung, saat memaparkan pertanggungjawaban kegiatan MP3KI tahun 2015 di Kecamatan Bantarkawung, Kamis kemarin (9/4/2015).

Sedianya program irigasi Petaunan Kiri di desa Sindangwangi ini akan bisa mengairi areal persawahan di wilayah Desa Sindangwangi dan Desa Jipang seluas 70 hektar lebih. Dengan rusaknya infrastruktur tersebut, kerugiannya diperkirakan mencapai Rp. 600 juta.

“Hal itu lantaran kondisi bangunan yang tidak dapat diperbaiki lagi dan harus dilakukan penggantian kontruksi mulai dari awal lagi,” tambahnya

Kemudian untuk Program Pengadaan Sarana Air Bersih Lebak Aul yang sedianya dapat dimanfaatkan untuk masyarakat 3 desa yakni Bantarwaru, Bangbayang dan Desa Jipang ini akan segera dilakukan perbaikan lantaran pentingnya air bersih bagi masyarakat desa.

Dana hutangan

Karena tingkat kerusakan terjadi disekitar sumber, jembatan pipa sepanjang 65 meter dan jaringan pipa air bersih itu sendiri sepanjang ratusan meter, sehingga untuk perbaikan sarana air bersih Lebak Aul itu, pihaknya menaksir sekitar Rp. 50 juta atau lebih.

“Kami akan mencoba upaya pinjaman ke pihak lain guna mengatasi persoalan air bersih ini, karena sarana air bersih Lebak Aul itu mampu mengairi sekitar 700 rumah dengan debit 9 liter/detik,” papar Estu.

Jika sarana air bersih ini bisa diperbaiki lagi, persoalan tahunan masyarakat desa Bantarwaru yang selalu krisis air bersih bisa tertuntaskan dan harapan masyarakat 3 desa yang sempat kandas bisa kembali bernafas lega dengan hadirnya sarana air bersih itu. (DHANI_Bumiayu)

Posted in: Serba Serbi