BrebesNews.Co 21 May 2015 Read More →

11 Tim Riset Unggulan Daerah (RUD) 2015 Mulai di Ujikan

seleksi RUD Bappeda 1

Peserta Riset Unggulan Daerah (RUD) Kabupaten Brebes saat mereprentasikan penelitiannya dihadapan panitia

BREBESNEWS.CO – Sebanyak 11 tim riset dari berbagai perguruan tinggi maupun personal di wilayah Kabupaten Brebes dan sekitarnya mengikuti Seleksi Riset Unggulan Daerah (RUD) Kabupaten Brebes di Aula Bappeda Kabupaten Brebes selama dua hari, Rabu-Kamis (20-21 Mei 2015).

Seleksi proposal pengajuan riset tentang unggulan daerah di Kabupaten Brebes ini menghadirkan Tim Riviewer Dr. Dwisetia Poerwono, M.Sc. dari Universitas Diponegoro Semarang, Dr. Ir. Supriyadi, MP. Universitas Sebelas Maret Surakarta dan Ir. Agus Suranta, M.Si dari Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Provinsi Jawa Tengah serta Tim Teknis dari SKPD terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Brebes yang diketuai oleh Dwiranto, ST,MT..

Kepala Bappeda Brebes, Ir. Djoko Gunawan, MT mengatakan bahwa seleksi proposal riset RUD Kabupaten Brebes ini adalah kewajiban Pemkab untuk menciptakan iklim yang kondusif bagi perkembangan ilmu pengetahun dan teknologi di wilayahnya.

Menurut Djoko, Pemerintah Daerah Kabupaten Brebes melalui Bappeda, pada tahun 2015 ini sebagai pelaksanaan yang keempat kegiatan lomba Riset Unggulan Daerah Kabupaten Brebes.

“Riset Unggulan Daerah merupakan program kegiatan yang yang diharapkan mampu melibatkan masyarakat untuk melakukan penelitian baik secara kelompok kelembagaan maupun kelompok individu guna menggali dan mengoptimalkan potensi daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang ada di wilayah kabupaten brebes,” kata Kepala Bappeda Kabupaten Brebes ini.

Lebih lanjut Djoko menerangkan bahwa kajian kegiatan Riset Unggulan Daerah Kabupaten Brebes tahun 2015 meliputi bidang pertanian, pangan, ekonomi, pemerintahan, sosbud, kesehatan, pendidikan, lingkungan dan prasarana wilayah yang mendukung pengembangan Sistem Inovasi Daerah (SIDA).

“Adapun proses untuk menentukan peneliti atau pelaksana riset adalah melalui mekanisme pengujian atau penilaian ataupun seleksi oleh tim penguji penilai yang terdiri dari para ahli di bidangnya. Dengan mekanisme demikian ini diharapkan akan diperoleh hasil yang benar-benar berkualitas baik dari segi tema penelitian, sumber daya peneliti dan dari segi kemanfaatannya untuk masyarakat, “ kata Djoko lagi.

Tidak menutup kemungkinan, tambah Djoko hasil yang didapat dari riset ini akan digunakan Pemkab Brebes untuk mengambil kebijakan terkait yang hasilnya akan langsung dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Brebes.

Banyak hal yang menarik dalam proses presentasi masing-masing tim yang lebih mengunggulkan potensi yang ada di Kabupaten Brebes, seperti pengolahan limbah dari tulang dan kulit kambing, tomat, ayam kampung, daun kelor dan lain sebagainya.

Tercatat tim riset yang mengikuti seleksi ini antara lain dari Universitas Muhadi Setia Budi (UMUS) Brebes, Universitas Pancasakti Tegal, STIE Islam Bumiayu, STIKIP Islam Bumiayu, Universitas Pekalongan, Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto, serta dari Dinas Kesehatan dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Brebes. (AFiF.A)

Posted in: Serba Serbi