BrebesNews.Co 7 May 2015 Read More →

Asisten I Setda Brebes : Pembangunan Hasil TMMD Lebih Baik dari Kerja Rekanan

7. WS Dandim 0713 Brebes, Mayor Inf Rudy Firmansyah saat  menyerahkan peralatan sebagai bukti dibukanya kegiatan TMMD sengkuyung  1

.WS Dandim 0713 Brebes, Mayor Inf Rudy Firmansyah saat menyerahkan peralatan sebagai bukti dibukanya kegiatan TMMD Sengkuyung I

BREBESNEWS.CO – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) telah menunjukan kapasitasnya yang mampu membuka daerah terisolir, daerah terpencil antar desa antar kecamatan dan bahkan pembangunan yang dihasilkan dari TMMD jauh lebih baik dibandingkan dengan kegiatan yang dikerjakan oleh rekanan.

Demikian dikatakan Asisten I Setda Brebes Drs. Suprapto yang mewakili Bupati Brebes dalam pembukaan acara TMMD Sengkuyung Tahap I Anggaran 2015, di Desa Kalijurang Kecamatan Tonjong, Kamis (7/5/2015).

Untuk itu, sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Brebes, tambah Suprapto dalam acara pembukaan Program TMMD baik pada Sengkuyung I dan Sengkuyung II ditahun anggaran 2015, pemkab telah menganggarkan untuk pembangunan fisik senilai Rp. 2 Milyar lebih.

Pembukaan TMMD tersebut di tandai dengan penyerahan alat kerja dan pemukulan kentongan oleh WS Dandim 0713 Brebes, Mayor Inf Rudy Firmansyah disaksikan warga masyarakat desa Kalijurang.

Dalam laporannya Pasiter Kodim 0713 Brebes, Kapten Inf Solikhudin memaparkan, kegiatan TMMD sengkuyung tahap 1 di Desa Kalijurang Kecamatan Tonjong ini akan dilaksanakan selama 21 hari sejak tanggal 07 – 27 Mei 2015. Selanjutnya selama 21 hari itu TNI bersama masyarakat akan melaksanakan kegiatan yang meliputi sasaran fisik dan non fisik.

“Untuk sarana fisik diantaranya pengaspalan jalan desa sepanjang 798 meter, Rabat Beton + Shandsheet sepanjang 239,5 meter, pekerjaan talud penahan jalan sepanjang 199 meter, pembangunan jembatan sepanjang 3×2,5 meter, Pembangunan Poskampling sebanyak 2 unit, pembangunan Plat Beton sebanyak 5 unit dan plesterisasi rumah sebanyak 26 unit,” jelas Solikhudin.

Sedangkan untuk kegiatan pembangunan non fisik, di antaranya pelayanan KB, pelayanan akta kelahiran, penyuluhan ketenagakerjaan dan transmigrasi, sosialisasi UU Perkawinan No 1 tahun 1974, penyuluhan kesehatan, pasar murah dan kegiatan lainnya.

“Pelaksanaan TMMD sengkuyung tahap 1 di desa kalijurang kecamatan Tonjong ini bersumberdana dari APBD 1 (Fisik) senilai Rp. 140 juta, APBD 1 (SST) senilai Rp. 35 juta, APBD 1 UP Buka/Tutup senilai Rp 5 juta dan APBD II (Fisik) senilai Rp. 700 juta, sehingga totalnya mencapai Rp. 880 juta,” tandas Solikhudin. (DHANI_Bumiayu)

Posted in: Serba Serbi