BrebesNews.Co 27 May 2015 Read More →

Drama Ande-ande Lumut Warnai Perpisahan di SMPN 2 Sirampog

Murid-murid SMPN 2 Sirampog saat memerankan kisah  ande-ande lumut pada perpisahan kelas XII

Murid-murid SMPN 2 Sirampog saat memerankan kisah ande-ande lumut pada perpisahan kelas XII

BREBESNEWS.CO – Puluhan siswa-siswi SMP Negeri 2 Sirampog dengan penuh penghayatan memerankan cerita ‘Ande- ande Lumut’ dari daerah Kediri  Jawa Timur, Rabu (27/05/15) saat perpisahan siswa kelas XII. Pementasan drama oleh puluhan siswa siwi SMPN 2 Sirampog ini mendapatkan sambutan meriah dari hadirin yang menonton.

Drama yang mengkisahkan pencarian seorang suami terhadap istrinya yakni seorang pangeran bernama Panji asmarabangun atau ande-ande lumut yang rela meyamar dan tinggal disebuah desa terpencil bersama seorang janda tua demi menemukan istrinya yang pergi dari istana.

Dalam kisah ini memiliki dan mengandung pesan moral yang dijadikan pedoman dalam kehidupan sehari-hari, dimana pada tokoh klenting kuning atau dewi Sekartaji ini menggambarkan seorang istri yang sabar, setia dan tidak mau tergoda dengan lelaki lain meskipun ia jauh dan tidak mengetahui keberadaan suaminya.

Luluskan 101 siswa

Kepala sekolah SMPN 2 Sirampog, Drs Shodiqun mengatakan, pada tahun ini perpisahan kelas XII memang lebih meriah dibandingkan tahun sebelumnya, kemudian pihak sekolah juga mempersilahkan semua murid ataupun guru untuk berkreasi dalam acara perpisahan tersebut.

“Dalam kesempatan ini pula kami juga memberikan penghargaan kepada siswa SD berprestasi dilingkungan sekolah, upaya ini guna mengikat silaturahmi yang baik dan sebagai upaya promosi penerimaan siswa baru,” ucap Shodiqun.

Shodiqun menyatakan, pada tahun ini SMPN 2 Sirampog meluluskan sekitar 101 siswa siswinya dan pada tahun ajaran ini pula beberapa muridnya juga telah berhasil meraih juara pertama siswa teladan tingkat kecamatan, juara pertama lomba tolak peluru putri dan juara pertama lomba bolla volly putri tingkat kecamatan.

“Kedepan kami berharap siswa-siswi SMPN 2 Sirampog bisa meraih juara tingkat kabupaten dan provinsi, syukur-syukur sampai tingkat nasional,” tutup Shodiqun. (DHANI_Bumiayu)

Posted in: Pendidikan