BrebesNews.Co 20 May 2015 Read More →

Ekonomi Terpuruk, Mahasiswa Brebes Demo Tuntut Jokowi Turun

Foto1061

Harkitnas, Puluhan Mahasiswa Brebes Demo di halaman gedung dewan tuntut Jokowi turun karena perekonomian yang tidak kunjung membaik, korupsi dan maraknya kasus kriminalisasi anggota KPK

BREBESNEWS.CO – Menyusul terpuruknya ekonomi dan masih banyaknya korupsi dan kasus kriminalisasi, sekitar 20 an Mahasiswa yang terdiri dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Brebes dan KPMDB Pusat, Menggelar demo.

Demo yang bertepatan dengan Hari kebangkitan Nasional ini diawali di alun-alun Brebes Rabu (20/5/2015) sekitar pukul 10.00 WIB, dengan menuntut agar Presiden Jokowi turun kalau tidak bisa membenahi ekonomi.

“BBM naik, daya beli masyarakat turun, korupsi dan kasus kriminalisasi KPK yang semuanya masih terjadi. Untuk itu kalau Bapak Presiden Jokowi tidak bisa membenahi itu semua ? lebih baik turun saja !” teriak salah satu koordinator demo Yocki Sutrisno.

Selain meneriakan yel-yel Jokowi turun, pendemo juga meneriakan pembangunan Brebes yang juga tidak pernah maju. Hal ini terbukti dengan Indek Pembangunan Manusia (IPM) Brebes yang masih buncit yakni di nomor 35 dari 35 Kabupaten di Provinsi Jawa Tengah. Mahasisw juga  menyerukan keprihatinannya dengan kondisi jalan-jalan di Brebes yang rusak parah.

Setelah sesaat melakukan orasi, puluhan pendemo kemudian berjalan ke arah gedung Sekertariat DPRD Brebes. Di halaman gedung Sekertariat Dewan ada sedikit insiden antara pendemo dengan aparat keamanan.

Hasil pantauan, saat itu karena kesal tidak di terima Ketua Dewan yakni Illia Amin, pendemo mencoba menuangkan kekesalannya dengan hendak menyalakan ban mobil. Namun perbuatan itu segera diantispasi aparat polisi dengan mendorong salah satu pendemo yang bernama Akmal Baihaki hingga kaki kanannya terkilir.

Usai melakukan negosiasi pendemo diterima Wakil Ketua DPRD dari Fraksi Golkar Sudono.

Setelah sempat menyampaikan aspirasinya, pendemo lalu kembali ke sekertariat Bupati untuk menyampaikan aspirasinya ke Bupati Brebes. Namun pendemo hanya ditemui asisten I Drs, Suprapto, karena Bupati Brebes Idza Priyanti sedang melaksanakan upacara Hari Kebangkitan Nasional di Bumiayu.

Setelah sempat berdialog dan melakukan orasi di kantor Sekertariat Kabupaten, sekitar pukul 14.30 WIB para pendemo akhirnya pulang ke markasnya di jalan Ustad Abas dengan kawalan anggota kepolisian Brebes. (AFiF.A)

 

Posted in: Serba Serbi