BrebesNews.Co 31 May 2015 Read More →

‘JOKOWI, LIMBAD dan ROMA IRAMA’ Ikuti Gerak Jalan Anti Narkoba di Brebes

jalan santai anti narkoba

‘Jokowi, Limbad dan Roma Irama asli tapi palsu (Aspal) saat mengikuti jalan anti narkoba di Jatibarang Brebes.

BREBESNEWS.CO – Jokowi, Limbad dan Roma Irama asli tapi palsu (Aspal) mengikuti gerak jalan bersama memperingati Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) di Jatibarang Brebes.

Mereka mendampingi Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE melintasi jalan-jalan pedesaan di Kecamatan Jatibarang dalam suasana kekeluargaan dan meriah.

“Jokowi…. Limbad…. Roma Irama……” teriak anak-anak dan orang tua mereka sembari berebut menyalami mereka saat begitu dilepas Bupati Brebes dari Halaman Hotel Anggraeni Jatibarang Brebes, Minggu (31/5/2015).

Jalan santai dilepas Bupati Brebes Hj Idza Priyanti di damping Kepala Pelaksanan Badan Narkota Kabupaten Brebes Supriyadi, Selanjutanya, peserta mengitari Lapangan PG Jatibarang, menuju desa Tegal Wulung, Pekalengan, Besaran PG dan kembali finis di lapangan PG.

Dalam sambutannya, Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE mengajak para generasi muda untuk tetap teguh pada pendirian sebagai generasi yang berkualitas dengan tidak mengkonsumsi Narkoba. “Prestasi Yes, Narkoba No!,” ajak Idza yang disambut dengan gegap gembita hadirin.

“Bahaya narkoba harus terus dikampanyekan kepada masyarakat melalui berbagai cara, agar jumlah angka penggunanya tidak semakin meningkat,” paparnya.

Bupati mengajak kepada semua lapisan masyarakat, terutama generasi muda, agar tidak tergiur ajakan penyalahgunaan narkoba. Generasi muda, mempunyai masa depan yang cemerlang yang harus diraih agar menjadi manusia Indonesia berkualitas.

“Saya meminta kepada generasi muda agar meraih prestasi dan hidup sehat tanpa narkoba,” tegasnya.

Pecandu narkoba 4,2 juta di Indonesia

Kepala BNK Brebes Supriyadi menjelaskan, terhadap pengguna dan pecandu narkoba, hendaknya masyarakat dapat aktif mengajak Lapor Diri bagi seseorang Pengguna Narkoba agar segera dilakukan Rehabilitasi, karena Rehabilitasi adalah jalan terbaik bagi pengguna narkoba. Silakan untuk melapor ke Institusi penerima wajib lapor (IPWL).

Pecandu narkotika yang sudah cukup umur atau keluarganya, dan/atau orangtua atau wali dari pecandu narkotika yang belum cukup umur, wajib lapor ke IPWL untuk mendapatkan pengobatan dan/atau perawatan melalui rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial.

“Yang melapor tidak akan ditangkap, malah direhalibitasi,” tegasnya.

Supriyadi menambahkan menurut Survey dari Universitas Indonesia ada 52 korban meninggal dunia perhari akibat Narkoba. Tercatat ada 4,2 juta Pecandu di Indonesia.

“Untuk itu, ditargetkan 100 ribu pecandu yang harus direhabilitasi selama tahun 2015 kalau tahun tahun sebelumnya hanya 15 ribu pertahun yang direhabilitasi,” tandasnya.

Kegiatan diikuti ribuan peserta dari kalangan Pelajar, Pemuda dan masyarakat di Kecamatan Jatibarang dan songgom, Kecamatan Dukuhwaru dan Pagerbarang Kabupaten Tegal. Acara juga dihibur grup Band Team Lo dari Jakarta. (ILMIE)

Posted in: Serba Serbi