BrebesNews.Co 10 May 2015 Read More →

Sukseskan Pendidikan, SMK NU Maarif 02 Sirampog Gratis Totalkan Biaya Sekolah

Bupati Brebes Idza Priyanti SE saat mengalungkan kalung  medali kepada wisudawan

Bupati Brebes Idza Priyanti SE saat mengalungkan kalung medali kepada wisudawati SMK NU Maarif 02 Sirampog

BREBESNEWS.CO – Pemerintah kabupaten Brebes sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh SMK NU Ma’arif 02 Sirampog, dimana dalam mensukseskan dunia pendidikan khususnya dikabupaten Brebes, SMK ini telah berani menggratis totalkan biaya sekolah peserta didiknya.

“Ini memang satu-satunya sekolah yang berani menggratiskan biaya sekolahnya, luarbiasa dan oleh karena itu sebagai dukungan dari pemerintah kabupaten Brebes, dalam waktu dekat akan mengucurkan bantuan senilai Rp. 750 juta guna kepentingan pendidikan di sekolah ini” ujar Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE saat memberikan sambutan pada acara 2th Farewell Party SMK NU Ma’arif 02 Sirampog, Sabtu (09/05/2015).

Kegiatan 2th Farewell Party SMK Ma’arif NU 02 Sirampog dihadiri juga Kepala Dinas Pendidikan Dr. Tahroni MPd, Ketua LP Maarif Brebes Drs H Syamsul Ma’arif, Muspika kecamatan Tonjong dan tamu undangan lainnya serta walimurid kelas XII.

Lebihjauh bupati juga menyampaikan kepada wali murid yang hadir bahwa, selama ini LP Ma’arif telah banyak mencetak lulusan yang memiliki potensi yang lebih, baik dari segi iptek dan imtaqnya. Sehingga bagi para orang tua yang hadir diharapkan untuk menyiapkan anak-anaknya guna mengikuti program Bidikmisi yang menjadi program pemerintah.

“Bidikmisi adalah suatu program bantuan biaya pendidikan yang diberikan dari Pemerintah kepada calon mahasiswa-mahasiswa yang memiliki potensi akademik memadai dan kurang mampu secara ekonomi serta aktif dalam kehidupan kampus. Jadi siapkan putra putri anda untuk mengikuti program ini, jika anaknya ingin kuliah di sebuah universitas,” pungkas Idza.

Gaji diambil dari unit usaha

Kepala SMK Ma’arif NU 02 Sirampog Syamsul Ma’arif SS mengatakan, Pendidikan adalah rahim dari sebuah generasi, jadi untuk melahirkan generasi yang berkwalitas maka rahimnya juga harus baik pula. Sehingga pihaknya mencoba memanfaatkan semua anggaran pendidikan dari pemerintah untuk menopang semua kebutuhan sekolah dan membuahkan penggratisan total untuk semua siswa.

“Banyak anggaran pemerintah yang alokasinya untuk pendidikan seperti dana BOS, BSM dan beberapa bantuann lainnya, jika kita kelola dengan baik itu akan cukup untuk menopang kebutuhan kegiatan belajar mengajar,” ungkap Syamsul.

Sementara saat ditanya bagaimana untuk gaji tenaga pengajar dan karyawan, dirinya menjawab untuk gaji guru dan karyawan diambil dari hasil central usaha yang dikelola pihak sekolah.

“Saat ini kami telah memiliki beberapa kolam ikan, bengkel motor, tempat service komputer serta elektronik lainnya dan dari hasil itu saja kami mampu menggaji guru/karyawan sesuai UMK Brebes, semoga saja berkah,” tutup Syamsul.(DHANI_Bumiayu)

Posted in: Pendidikan