BrebesNews.Co 18 May 2015 Read More →

Warga Cilibur Paguyangan Bikin Batu Bata Sendiri Dirikan SMK

peresmian smk Maarif NU 2 Paguyangan4

Peresmian Sekolah Menangah Kejuruan (SMK) Maarif NU 2 Desa Cilibur Kecamatan Paguyangan.

BREBESNEWS.CO -Ada berbagai cara dilakukan untuk mencapai suatu tujuan, termasuk tekad untuk mencerdaskan anak-anak bangsa yang tidak harus dengan biaya tinggi. Hal ini dibuktikan oleh warga desa Cilibur Kecamatan Paguyangan yang beramai-ramai membuat batu bata untuk mendirikan SMK Maarif NU 02 Paguyangan, Kabupaten Brebes.

“Kami harus kreatif agar sekolah kejuruan bisa berdiri, meski lokasinya berada di puncak gunung,” kata Wakil Ketua PC LP Maarif Brebes Syamsul Maarif di sela peresmian gedung SMK Maarif NU 02 Paguyangan, Jalan Candi Pangkuan Dukuh Karanggandul, Desa Cilibur Kec Paguyangan Brebes, Sabtu kemarin (16/5/15).

Syamsul menjelaskan, sejauh ini sudah ada 10 SMK yang berdiri diwilayah Brebes bagian selatan, khususnya berada di daerah pegunungan. Keberadaan sekolah tersebut, sangat membantu program pemerintah dalam bidang pendidikan guna mencapai wajib belajar 12 tahun.

“Dengan pendirian sekolah di daerah pegunungan, sangat membantu juga peningkatan Indek Sumber Daya Manusia (IPM),” terangnya.

Kepala SMK Maarif NU 02 Paguyangan Amirudin SPdI menuturkan, pada awalnya sekolah ini menempati gedung Madrasah Diniyah Al Mutaqin yang jaraknya 100 meter dari lokasi SMK sekarang. Dengan dana gotong royong dari Nahdliyin dan juga bantuan Pemerintah Kabupaten Brebes, akhirnya bisa memiliki gedung sendiri.

“Gedung 4 lokal ini, berdiri di atas tanah 1000 meter persegi dan batu batu buatan warga sudah menumpuk lagi untuk dibuatkan local lagi sambil menunggu dana yang ada,” sambung Amir.

Disekolahnya, kata Amir, gratis dari biaya pendidikan 100 persen bagi siswanya. Hal ini sejalan dengan program Kartu Brebes Cerdas yang dicanangkan Bupati Brebes.

“Kalau tidak gratis, maka sulit mendapatkan siswa karena memang sebagian warga sekitar tidak mampu,” paparnya.
Dengan adanya sekolah ini, sambungnya, bisa mengakomodir siswa yang berada di desa Cilibur, Ragatunjung, Cipitung dan Sirampog.

“Anak-anak didesa tersebut banyak yang kesulitan mendapatkan sekolah, maka kami berupaya menampungnya,” tandasnya.

SMK Maarif NU 02 Paguyangan sementara membuka kompetensi keahlian Agribisnis Tanaman Pangan dan Holtikultura (ATPH). Tahun pelajaran 2015/2016 akan membuka dua program lagi yakni Teknik Sepeda Motor (TSM) dan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL).

Peresmian gedung yang dibarengi dengan wisuda angkatan I SMK Maarif NU 2 tersebut ditandai dengan penandatangan prasasti oleh Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE.

Dalam kata sambutannya, Bupati sangat bangga dengan sumbangsih Nahdliyin yang begitu hebat dalam pendidikan. Dan dia sangat percaya, kalau anak-anak yang sekolah di bawah naungan LP Maarif NU memiliki pondasi akidah yang kuat.

“Pendidikan tidak hanya mencetak anak yang pintar saja, tetapi juga harus berakhlak mulia, berkarakter yang hebat,” tandasnya. (ILMIE)

Posted in: Pendidikan