BrebesNews.Co 26 August 2015 Read More →

Ibu Hamil di Larangan Ikuti Penyuluhan Asi Ekslusif dan Bahaya Susu Formula

atun

Para ibu hamil di Kecamatan Larangan sedang ikuti penyuluhan pemberian Asi Eklusif dan Bahaya Susu Formula

BREBESNEWS.CO – Sebanyak 23 Ibu hamil dan menyusui mengikuti Kegiatan Penyuluhan Kesehatan Ibu dan Anak di Pos Kesehatan Desa ( PKD ) Lamaran Desa Sitanggal Kecamatan Larangan, Selasa (25/08/2015). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Kecamatan Sehat ( FKKS ) Kecamatan Larangan dalam Rangka HUT Proklamasi RI ke-70 yang serentak dilaksanakan di 17 titik di 11 desa dengan tema Asi Eksklusif dan Bahaya Susu Formula.

Kegiatan ini dihadiri oleh Tim Celoteh Larangan, Pendamping PKH (Wahidatun Nadiroh, SE dan Aeni Zakiyah, SH). Sebagai narasumber Sita Rosiana,S.ST ( Bidan Desa Sitanggal ) dan Rustati, AMd.Keb ( Bidan Desa Sitanggal ).

Acara dimulai pukul 09.30 WIB dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Ramah Tamah Perkenalan dengan Peserta oleh Wahidatun Nadiroh, SE ( Pendamping PKH ).

Selanjutnya para peserta menuliskan pada selembar kertas beberapa pengalaman yang dialami oleh mereka kaitannya dengan ASI Eksklusif yang nantinya akan dijawab secara rinci oleh narasumber.

Selain itu juga sebelum narasumber menyampaikan bahasannya, kegiatan diawali dengan pemutaran Video tentang Stunting, Inisiasi Menyusui Dini ( IDM ) dan ASI Eksklusif yang dibimbing oleh Aeni Zakiyah, SH ( Pendamping PKH ).

Sita Rosiana, S.ST dalam pemaparannya mengatakan bahwa dengan menyusui ASI Eksklusif pada bayi banyak manfaatnya antara lain lebih terjalinnya hubungan ibu dan anak, metode KB, dan mengurangi resiko kanker payudara. Beliau juga menjelaskan tentang Inisiasi Menyusui Dini ( IMD ) yang bisa mencegah pendarahan, memudahkan ari-ari keluar dan menjaga daya tahan tubuh bayi.

“Sebaliknya dengan bayi di beri formula, ikatan batin ibu anak tidak akan terjalin. Susu formula buatan pabrik juga ada batasan waktu serta belum tentu steril dari bakteri yang akan mengganggu kesehatan bayi,” ungkap Sita

Kasturi (29) peserta penyuluhan merasa senang dengan kegiatan penyuluhan tersebut karena dia juga bisa berbagi pengalaman dqan mendapatkan ilmu tentang ASI Eksklusif. Dia menceritakan pengalamannya ketika dulu melahirkan anak pertama mendapat tekanan dari keluarga untuk memberikan pada bayinya buah pisang, padahal usianya baru 1 minggu.

“Saya berharap untuk kelahiran anak kedua lancar dan nanti selama 6 bulan penuh hanya memberikan ASI Eksklusif.”imbuhnya.

Posisi saat menyusui juga penting diperhatikan oleh Ibu menyusui, kadangkala bayi tidak mau menyusu karena tidak nyaman dengan posisi Ibu menggendongnya. Hal ini dipraktekkan langsung oleh Rustati, AMd.Keb selaku Bidan Desa Sitanggal dengan media boneka.

“Posisi saat menyusui harus sering pindah posisi, antara payudara satu dengan lainnya bergantian sehingga membuat bayi merasa nyaman,”tambahnya.

Kegiatan diakhiri dengan ice breaking yang dipandu oleh pendamping PKH dengan senam bercerita dan menyanyikan 2 lagu tentang ASI yang salah satunya diambil dari lagu cublak cublak suweng.

Susu susu ASI, ASI ne penuh gizi

ASI tok enem sasi

ASI ne ASI Eksklusif

Dibutuhke kabeh bayi

Sir..sirpong susu ASI

Sir..Sirpong penuh Gizi. (*)

 

Berita kiriman Lukmanul Hakim, Sitanggal Larangan

Editor  : AFiF. A

Posted in: Serba Serbi