Visi Misi Calon Bupati Brebes
BrebesNews.Co 31 August 2015 Read More →

Adzimah, Siswa SMAN 2 Brebes Terpilih jadi Duta Anti Narkoba 2015

duta anti narkoba4

Para finalis duta narkoba Kabupaten Brebes 2015, dengan di menangi Adzimah Mulkiyah pelajar SMAN 2 Brebes

BREBESNEWS.CO – Setelah melalui babak grand final yang cukup ketat, akhirnya Adzimah Mulkiyah siswa kelas XII IPA2 SMA Negeri 2 Brebes terpilih sebagai Duta Anti Narkoba 2015 Kabupaten Brebes. Sementara runner up M Rahman Nur Adi Wijaya juga dari SMA 2 Brebes dan juara 3 Fauzitunnisa Nurza (SMA N 1 Bumiayu).

Sedang Kategori Peserta Favorite Atika Nurohman (SMA N 1 Ketanggungan) dan Kategori Peserta Berbakat Janatu Adni Salsabila (SMA N 1 Brebes). Sehingga dengan dinobatkannya sebagai pemenang, Adzimah berhasil menumbangkan 44 peserta lainnya dalam ajang tahunan yang digelar di Pendapa Bupati Brebes, Minggu malam (30/8/2015).

Dengan terpilihnya menjadi duta narkoba, Adzimah berhak menerima trophy dan uang pembinaan sejumlah 2 juta rupiah. Sedang runner up  Nur Adiwijaya menerima 1,5 juta rupiah dan juara 3 Fauziatunnisa Nurza menerima sebesar 1 juta rupiah.

Adzimah mengaku senang terpilih sebagai duta anti narkoba, meskipun dirasa berat karena harus memegang teguh komitmen untuk mensosialisasikan bahaya narkoba diberbagai kalangan.

“Ya seneng sich, tapi ya… aku harus komit memperjuangkan generasi muda Brebes agar terhindar dari bahaya Narkoba,” tutur dara kelahiran Brebes 7 November 1997.

Pemilik tinggi badan 165 cm ini, mengaku tidak ingin Negara ini hancur hanya gara-gara generasi mudanya mengkonsumsi narkoba. “Kita harus rajin belajar dan katakan tidak pada Narkoba, Belajar Yes-Narkoba No!” tegasnya.

Anak pasangan Fatah Elzaman-Jubaedah anggota DPRD Brebes ini, selain terpilih menjadi duta anti narkoba, dia juga juga menjadi juara 3 putra putri batin nasionalisme Jawa Tengah 2015, pembawa Baki Paskibra Brebes 2014, pemenang baca puisi Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Kabupaten Brebes sejak SD, SMP hingga SMA, dan masih banyak prestasi lainnya.

Kepala Pelaksana Harian Badan Narkotika (BNK) Kabupaten Brebes Supriyadi, menjelaskan, seleksi diikuti 44 orang. Setelah melalui tahap seleksi akademis dan wawancara dipilih 20 peserta untuk mengikuti grand final.

Dikatakannya, 20 peserta yang terjaring pada grand final kemudian disaring lagi menjadi 5 peserta menjadi 3 peserta final. Sebelumnya, mereka menjalani pembekalan, 29-30 Agustus 2015 di Hotel Kencana Brebes.

Supriyadi wanti-wanti kepada generasi muda agar jauh-jauh dari telor emasnya setan, yakni narkoba. Terhadap pengguna dan pecandu narkoba atau keluarganya, hendaklah secara aktif lapor diri agar segera pengguna tersebut bisa dilakukan rehabilitasi. Rehabilitasi adalah jalan terbaik bagi pengguna narkoba. Silakan untuk melapor ke Institusi penerima wajib lapor (IPWL).

Pecandu narkotika yang sudah cukup umur atau keluarganya, dan/atau orangtua atau wali dari pecandu narkotika yang belum cukup umur, wajib lapor ke IPWL untuk mendapatkan pengobatan dan/atau perawatan melalui rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial. “Yang melapor tidak akan ditangkap, malah direhalibitasi,” tegasnya.

Supriyadi menambahkan menurut Survey dari Universitas Indonesia ada 52 korban meninggal dunia perhari akibat Narkoba. Tercatat ada 4,2 juta Pecandu di Indonesia. Ada 12.044 orang pertahun meninggal dunia atau 30 orang perhari, di Indonesia.
“Untuk itu, ditargetkan 100 ribu pecandu yang harus direhabilitasi selama tahun 2015 kalau tahun tahun sebelumnya hanya 15 ribu pertahun yang direhabilitasi,” tandasnya.

Dalam sambutannya, Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE mengajak para generasi muda untuk tetap teguh pada pendirian sebagai generasi yang berkualitas dengan tidak mengkonsumsi Narkoba. Jangan dianggap, Narkoba hanya mengancam masyarakat perkotaan saja, tetapi Narkoba telah merasuk hingga ke pelosok kampung. “Waspadalah, Narkoba mengancam siapa saja dan di mana saja,” tegas Idza. (ILMIE)

Posted in: Pendidikan, Serba Serbi