Visi Misi Calon Bupati Brebes
BrebesNews.Co 24 August 2015 Read More →

Filosofi Dibalik “INSIDEN” Tumbangnya Seorang Pengunjung Pawai Karnaval HUT RI

edi

Oleh. Ns. Edy Raharja, S.Kep

Karnaval Tingkat Kabupaten Brebes dalam rangka HUT RI ke-70 yang digelar Sabtu kemarin (22/8/2015) dirayakan dengan sangat meriah. Pawai yang di mulai dari Stadion Karangbirahi-Jalan MT Haryono-Jalan Sultan Agung dengan panggung penghormatan di Taman Pulosari.

Pawai diikuti dari berbagai Instansi Kecamatan maupun SKPD dan Tingkat Pendidikan Sekolah dengan jumlah 130 peserta. Pawai pukul 10.00 WIB dengan menempuh perjalanan hingga 2,5 Km.

Seperti tahun lalu, kemeriahan puncak HUT RI ini ditampilkan oleh masing-masing peserta. Namun ada yang beda dalam gelaran karnaval yang diadakan rutin tahunan ini. Pawai tahun ini diwarnai oleh “Insiden” tumbangnya seorang pengunjung hingga berdarah-darah di hadapan Panggung Penghormatan.

Insiden (peristiwa kecelakaan) di saat giliran Instansi RSUD Brebes melintas panggung penghormatan, yang didahului oleh mobil ambulance dan diikuti arak-arakan yang menampilkan citra karyawan-karyawati RS. Secara tiba-tiba saja peserta dikejutkan oleh masuknya pedagang minuman kedalam rombongan pawai yang kemudian jatuh tersungkur dan tak sadarkan diri.

Semua dibuat kaget dan terkejut, sebagian peserta secara spontan mencoba menolong korban yang kelihatan mengeluarkan cairan darah dari mulutnya. Tetapi apalah daya, tidak membuat keadaan menjadi baik. Korban malah kejang-kejang hebat.

Aparat yang berjagapun dibuat bingung harus berbuat apa. Suasana tambah gaduh tak terkendali manakala istri korban datang sambil menangis histerik. Sontak, Bupati dan Wakil Bupati dan beberapa pejabat Forkompimda yang berada di panggung kehormatan terkejut. Dari atas panggung kehormatan terdengar Bupati Idza Priyanti memerintahkan
untuk segera dilakukan penanganan pada korban dengan baik.

Ambulance yang telah melaju beberapa meter kedepan terpaksa berhenti. Seorang laki-laki dan tiga perempuan petugas P3K dari dalamnya terlihat keluar dan secepat kilat menuju kerumunan korban.

Dengan sigap petugas P3K dibawah komando Ns.Edy Raharja, beserta perawat Febry, Ninadan Fina berusaha mengamankan korban dan lingkungannya.
Keadaan semakin tegang ketika didapatkan korban telah henti nafas dan patah tulang pada lengan kanan dengan banyaknya darah yang keluar.

Sejurus kemudian korban diberikan nafas buatan, dan dilakukan pemasangan infus serta pembidaian.

Sementara peserta karnaval yang lain tampak berusaha mengamankan lingkungan dari gaduhnya penonton di pinggir jalan.

Situasi tegang mencair ketika terlihat korban kembali bernafas spontan. Selanjutnya petugas mengevakuasinya ke atas kereta dorong untuk segera dibawa menuju ambulance.

Dalam perjalanan menuju ambulance semua dikejutkan oleh korban yang secara tiba-tiba bangkit dari kereta dorong dan terlihat segar bugar. Sampai disitu penonton baru menyadari bahwa hal itu hanyalah teatrikal yang ditampilkan oleh para peserta dari RSUD Brebes tahun ini.

Filosofi penanganan korban

“Itulah gambaran tentang kecepatan dan ketepatan penanganan korban kegawatdaruratan yang berakhir sukses bila dilakukan oleh orang yang kompeten,” Jelas OO Suprana, M.Kes Direktur RSUD Brebes.

Inti dari aksi teatrikal tersebut, ujar dokter OO, pihak RSUD Brebes ingin memberikan informasi kalau masyarakat tidak usah khawatir bila korban ataupun pasien sudah ditangani ahli medis.

”Salut buat RSUD Brebes bisa membuat treatikal sedemikan rupa,sungguh di luar dugaan saya,” ujar Pamor Wicaksono,Anggota DPRD Brebes yang juga mengikuti jalannya pawai karnaval tahunan ini

Aplous dan Apresiasi diberikan Bupati dan jajaranya dari atas Panggung Penghormatan yang dibalas dengan salam hormat dari peserta. Lebih berkesan lagi ketika si”Korban” dipanggil naik keatas panggung dan menerima “saweran” berturut-turut dari Bupati dan Wakil Bupati Brebes serta dari bapak Pamor Wicaksono, anggota DPRD Brebes. Terima kasih..terimaksih..

Sementara Nur Islam, S.Kep, Kasie Keperawatan RSUD Brebes selaku Kreator dari teatrikal kali ini dengan bangga berujar” Tahun depan kita akan buat yang lebih heboh lagi dari tahun ini”

Kita tunggu kreasi teatrikal di tahun depan sembari mengucap” Jayalah selalu Brebes Berhias,.. MERDEKA!!(*)

Posted in: Opini