BrebesNews.Co 3 August 2015 Read More →

Idza : Tunjangan Guru Sudah Besar, Kerja Jangan Setengah-Setengah

pgri

Bupati Brebes Idza Priyanti (kiri depan) saat menghadiri halal bihalal PGRI di Ketanggungan

BREBESNEWS.CO -Menjadi guru dalam berkhidmah ( mengajar-red) jangan setengah-setengah. Apalagi guru sudah memiliki penghasilan yang memuaskan dibandingkan dengan PNS lainnya. Keseriusan berkhidmah dapat diwujudkan dengan menjalankan kewajiban sebagai guru yang professional.

Demikian disampaikan Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE saat sambutan Halal Bihalal keluarga besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Ketanggungan, di Gedung Koperasi Goodwill Ketanggungan, Sabtu (1/8).

Idza berharap, guru harus membuktikan profesionalismenya terutama bagi yang sudah PNS dan mendapatkan tunjangan jabatan profesi. “Saya harapkan para bapak ibu guru meningkatkan profesionalismenya sebagai wujud pengabdian kepada bangsa dan Negara,” harapnya.

Dengan pengabdian yang dilakukan para guru, Bupati sangat berterima kasih karena telah memiliki andil dalam peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Brebes dalam bidang pendidikan.

“Apalah artinya Pemkab ngotot-ngotot menaikan IPM, kalau tidak mendapatkan uluran keikhlasan dan pengabdian dari para guru dalam mencerdaskan anak-anak bangsa,” tandas Bupati wanita pertama di Kabupaten Brebes itu.

Ketua PGRI Kabupaten Brebes Tarsono Henri menjelaskan, akhir-akhir banyak pihak yang menghendaki tunjangan professional jabatan guru dihapus, karena adanya rasa iri yang tidak mendasar. Untuk itu, guru harus menunjukan kinerjanya kepada masyarakat dalam menjalankan profesinya.

“Sebagai Ketua PGRI, meskipun saya tidak mendapatkan tunjangan profesi tapi akan terus mempertahankan tunjangan tersebut,” tekadnya.

Kepada seluruh guru anggota PGRI tidak perlu cemas dengan beredarnya isyu pencabutan tunjangan jabatan profesi guru atau tunjangan sertifikasi guru itu.

“Boleh saja dicabut, asalkan tunjangan tersebut dimasukan dalam daftar gaji masing-masing tiap bulannya,” tandas Tarsono.

Ketua Panitia Edy Supriyadi menjelaskan, halal bihalal diikuti 700 orang guru dari TK, SD, SMP, SMA/SMK, MA se Kecamatan Ketanggungan. Halal bihalal mengambil tema satu teladan lebih baik daripada seribu arahan yang dikandung maksud guru harus menjadi teladan bagi anak didik dan masyarakat.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut suami dari Bupati Brebes Drs H Kompol Warsidin MH, Staf Ahli bidang kesra Lely Mulyani MPd, Staf ahli bupati Brebes bidang Ekbang Dr Angkatno, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Brebes Dr Tahroni, Sekretaris Dewan Pendidikan Wijanarto, Camat Ketanggungan Rejeh Juanda dan undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut Drs KH Akyas Muktar dari Brebes menyampaikan hikmah halal bihal. Acara diakhiri dengan saling berjabat tangan, saling maaf memaafkan. (ILMIE)

Posted in: Pendidikan