Visi Misi Calon Bupati Brebes
BrebesNews.Co 23 August 2015 Read More →

Warga Tonjong Pertanyakan Kelanjutan Wacana Relokasi Jalur Ciregol

legorl

Jalur Ciregol Tonjong yang beberapa saat lalu ambrol akibat gerusan sungai

BREBESNEWS.CO – Wacana kelanjutan relokasi jalur Ciregol,di Desa Kutamendala Kecamatan Tonjong kini dipertanyakan oleh warga setempat.Pasalnya tanah dan bangunan rumah warga yang terkena dampak penggusuran untuk dijadikan jalan raya sebagai pengganti jalur Ciregol,belum tahu berapa harga ganti untung dari pemerintah.

Rismanto,(49) warga Dukuh Pandansari RT 04/03 Desa Kutamendala,Kecamatan Tonjong salah satu dari perwakilan warga mempertanyakan bahwa,dirinya sangat mendukung program pemerintah yang berencana merelokasi jalur Ciregol,ke utara Desa Kutamendala. Namun,ia dan beberapa warga yang lainya menolak dengan keras jika nanti ganti untung dari pemerintah tidak sesuai yang diharapkan.

”Saya sangat mendukung dan sangat setuju atas wacana pemerintah merelokasi jalur Ciregol,ke arah utara Desa Kutamendala,namun rumah saya yang bakal terkena gusur nanti. Ganti rugi dari pemerintah sesuai keinginan saya tidak?” kata Rismanto, Minggu (23/8/2015) di rumahnya,yang didampingi oleh beberapa warga yang bakal terkena gusuran.

Rismanto menambahkan,Pemda kabupaten Brebes juga harus ikut bertanggungjawab mengenai persoalan wacana relokasi jalur Ciregol.

Hal senada juga diutarakan oleh Sukarjo,(39). Dirinya akan mempertahankan bangunan rumahnya yang baru berdiri empat tahun silam.Yang bakal terkena penggusuran tidak akan menjualnya kepada pemerintah selagi ganti untungnya tidak sesuai yang dikehendakinya.

“Kalau pemerintah membeli bangunan rumah saya tidak sesuai yang saya kehendaki,saya tidak akan menjualnya,” katanya.

Masih kata Sukarjo,dirinya sangat setuju dengan program pemerintah yang akan merelokasi jalur Ciregol,asal ganti untung terhadap bangunan rumahnya yang bakal tergusur dihargai yang cocok.

Terpisah Kepala Desa Kutamendala,Johar,saat dikonfirmasi membenarkan bahwa,pada hakekatnya warga kami setuju dengan rencana pemerintah yang akan merelokasi jalur Ciregol,ke arah utara di Desa kami.Akan tetapi mereka (warga) kami,masih menunggu kepastian harga dari pemerintah sabagi ganti untung dari dampak penggusuran tersebut.

”Warga kami setuju,tanah dan bangunannya digusur,tetapi warga kami meminta kejelasan harga dari pemerintah,”ujarnya.

Dari data yang yang dapat dihimpun,mengenai wacana relokasi jalur Ciregol,di Kecamatan Tonjong kurang lebihnya sebanyak 183 warga. Tanah dan bangunan yang bakal tergusur yakni,tersebar di empat Desa.Diantaranya Desa Kutamendala,ada 123 warga,Desa Karangjongkeng,23 warga, Desa Purwodadi hanya 4 warga dan Desa Tonjong sejumlah 33 warga. (*)

Berita kiriman Priyanto Rodjak, Tonjong
Editor : AFiF.A

Posted in: Serba Serbi