BrebesNews.Co 20 September 2015 Read More →

Idza Harapkan Kongres Fatayat NU di Surabaya Akomodir Persoalan Daerah

idza priyanti

Wakil Ketua Fatayat NU Brebes Idza Priyanti saat foto bersama ketua PP Fatayat NU Ida Fauziah dan fungsionaris lainnya.

BREBESNEWS.CO  (Surabaya) -Kongres Fatayat NU XV di Surabaya (18-22/9/2015) ini diharap bisa mengakomodir persoalan daerah. Sebab tumbuh kembangnya Fatayat di diberbagai daerah tidak sama tergantung pada kondisi dan situasi kedaerahan, termasuk policy dari pimpinan daerah yang tengah berkuasa pada saat itu.

Demikian disampaikan Idza Priyanti saat menghadiri Pembukaan Kongres XV Fatayat NU di GOR KONI Surabaya, Jalan Kertajaya Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (19/9/2015).

Idza yang juga sebagai Bupati Brebes menambahkan, fatayat NU sebagai organisasi kaum perempuan muda harus bisa membaca keadaan daerah. Terutama persoalan yang menyangkut keadaan ekonomi, kesehatan, pendidikan, kualitas hidup perempuan dan gender.

Persoalan hakiki tersebut, perlu diperjuangkan dengan semaksimal mungkin. Dan Fatayat diyakini mampu menjawabnya bila dalam kongres mampu menghasilkan keputusan-keputusan yang benar-benar berkhidmat persoalan tersebut.

“Fatayat harus bisa focus menggarap persoalan-persoalan hakiki perempuan, kendati persoalan yang terjadi di tiap daerah sangat berbeda,” ujar Idza yang juga duduk sebagai Wakil Ketua Fatayat NU Kabupaten Brebes.

Termasuk, peran perempuan fatayat NU di daerah perlu lebih dimatangkan dengan menjadi perempuan hebat. Dalam artian, Fatayat NU bisa memposisikan diri sebagai organisasi perempuan yang bisa menjadi pengambil keputusan.

Untuk itu, personalia Fatayat secara individu, disamping ahli dibidang agama juga berkapasitas sebagai pendidik, cendekiawan, politikus, birokrat, saudagar, maupun bidang keahlian lainnya.

“Bila Perempuan Fatayat NU bertakwa dan berkualitas, tentu akan mendongkrak organisasi Fatayat NU menjadi lebih
berkualitas dan kebermanfaatannya makin besar di mata umat dan bangsa,” tandasnya.

Kongres Fatayat NU dibuka Ketua PBNU KH Said Aqil Siradj. Dalam sambutannya, Kiai Said, meminta Fatayat NU yang masih dalam garis besar badan otonom (Banom) PBNU bersikap jelas menjaga keutuhan NKRI. “NU berkomitmen mendukung pemerintah selama tidak melanggar konstitusi dan UU 1945. NU tetap bersama rakyat,” tegasnya.

Pembukaan Kongres Fatayat juga dihadiri sejumlah tokoh diantaranya, Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Ketua PP Fatayat NU Ida Fauziah.

Agenda Kongres antara lain laporan pertanggunjawaban pengurus lama, penetapan program kerja lima tahun mendatang dan memilih kepengurusan baru priode 2015-2020. (ILMIE)

Posted in: Serba Serbi